Usai Bertemu Bupati Serang, Siswi SDN Sadah Alami Shock

Selasa, 05 Desember 2017 - 18:52 WIB
Usai Bertemu Bupati...
Usai Bertemu Bupati Serang, Siswi SDN Sadah Alami Shock
A A A
SERANG - Usai bertemu dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Defi Marsa siswi kelas 6 SDN Sadah mengalami shock. Hal tersebut diketahui oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten saat mengunjungi rumah siswi yang meminta gedung sekolanya diperbaiki.

"Kami menemui langsung anak tersebut memang masih shock. Belum mau menerima kehadiran orang lain tetapi kami yakinkan bahwa kami dari LPA, kami melundungi anak-anak, kami ingin tahu bagaimana suara anak-anak sendiri," kata Ketua LPA Banten Uut Lutfi usai bertemu Defi, Selasa (5/12/2017).

Dia menjelaskan, kunjungan LPA Banten dan LPA Kabupaten Serang untuk memberikam pendampingan dan motivasi untuk siswa-siswi di SDN Sadah agar tetap bersemangat belajar.

“Kita ingin memberikan pemenuhan hak anak. Walaupun LPA dengan segala keterbatasan anak kan harus dibuat happy dan nyaman,” ujar Uut.

Uut menegaskan, hal yang dialami Defi dan rekannya, agak sedikit shock karena ada banyak orang yang datang dan hilir mudik, dan baru dikenalnya.

“Kalau mau melihat tempatnya (sekolahnya) bukan kurang layak lagi, tapi tidak layak. Itu sangat berpengaruh pada fisik dan psikis anak,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memanggil Defi Marsa siswi SDN Sadah yang membacakan surat permintaan untuk memperbaiki sekolahnya dan videonya viral. Selain Defi, hadir pula Kepala Sekolah, Komite SDN Sadah di Pendopo Bupati Serang. Senin (4/12/2017).

"Saya lebih ingin mendengarkan keinginan dari anak-anak. Karena anak-anak yang ada di kelas itu, mereka yang merasakan bagaimana tidak nyamannya ruang kelas seperti ini (rusak)," kata Tatu sesuai bertemu siswa SDN Sadah.

Pada pertemuan itu, para siswa dan orang tua murid menolak untuk dipindahkan ke sekolah lainnya. Pihaknya kini tengah melakukan upaya pembangunan gedung sekolah baru yang layak secepatnya.

"Saya mengikuti anak-anak, kalau tidak mau dipindahkan saya harus menjaga mereka agar aman. Dalam arti tidak bocor, secara fisik bangunan itu tidak ambruk," ujarnya.
(rhs)
Berita Terkait
Pemprov Banten Prioritaskan...
Pemprov Banten Prioritaskan Kesehatan
Gubernur Banten Instruksikan...
Gubernur Banten Instruksikan Kepala Sekolah Menjadi Relawan Covid-19
Sekretariat DPRD Banten...
Sekretariat DPRD Banten Optimis Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik
DPRD Banten Restui Langkah...
DPRD Banten Restui Langkah Gubernur Suntik Bank Banten Rp 1,9 Triliun
Demi Cegah Covid-19,...
Demi Cegah Covid-19, Gubernur Banten Sarankan Belanja di Warung Tetangga
Gubernur Banten Andra...
Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang Waktu Pembebasan Pokok dan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor hingga 31 Oktober 2025
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
13 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved