Asyik! Pemegang KJP Gratis Masuk Ancol di Bulan Desember
Selasa, 28 November 2017 - 11:50 WIB
Asyik! Pemegang KJP Gratis Masuk Ancol di Bulan Desember
A
A
A
JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol mengujicobakan kunjungan masuk gratis Pantai Ancol bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Kebijakan ini untuk menindaklanjuti keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, C Paul Tehusijarana mengatakan, rancangan ini diujicobakan sambil menunggu pemasangan mesin swipe di gerbang masuk Ancol, Jakarta Utara.
“Rencananya awal Desember, program ini bisa benar-benar diterapkan,” ujar Paul, kemarin.
Mesin gesek ini disiapkan agar bisa membaca KJP. Setelah kartu digesek, barulah si pemilik KJP bisa masuk Ancol gratis. “Diharapkan mereka yang datang menggunakan transportasi umum. Apabila datang menggunakan kendaraan pribadi akan dikenakan tarif normal kendaraannya,” katanya.
Manajemen Ancol juga pernah melakukan upaya lain terhadap pelajar berprestasi di DKI Jakarta. Mereka bisa masuk Ancol gratis selama satu tahun hanya dengan memperlihatkan rekapitulasi hasil pendidikan (rapor) dan surat keterangan sekolah.
Pihak Ancol kemudian memberikan tanda pengenal yang nanti bisa masuk gratis. Manager Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari menuturkan, kebijakan masuk Ancol gratis ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat tidak mampu. “Maka sejak awal kami merancangnya,” ucapnya. Di Ancol, para siswa dapat memanfaatkan beberapa fasilitas, yakni bus warawiri dan kereta sato-sato yang mengantar mereka menuju pantai menjadi destinasi wisata terfavorit di kawasan Ancol.
Sesampainya di pantai, pengunjung menikmati hamparan pasir putih sepanjang 3,5 km. Jika ingin duduk-duduk di pantai, mereka bisa meminjam tikar gratis di loket tersedia.
Selain itu, beragam aktivitas olahraga, seperti taman fitnes, yoga, dan beach fun dance juga disediakan gratis. Jika pengunjung datang akhir pekan mendapat tambahan hiburan Parade Seaside Carnival dan alunan musik di panggung terapung (floating stage) di Pantai Lagoon. (Yan Yusuf)
Kebijakan ini untuk menindaklanjuti keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, C Paul Tehusijarana mengatakan, rancangan ini diujicobakan sambil menunggu pemasangan mesin swipe di gerbang masuk Ancol, Jakarta Utara.
“Rencananya awal Desember, program ini bisa benar-benar diterapkan,” ujar Paul, kemarin.
Mesin gesek ini disiapkan agar bisa membaca KJP. Setelah kartu digesek, barulah si pemilik KJP bisa masuk Ancol gratis. “Diharapkan mereka yang datang menggunakan transportasi umum. Apabila datang menggunakan kendaraan pribadi akan dikenakan tarif normal kendaraannya,” katanya.
Manajemen Ancol juga pernah melakukan upaya lain terhadap pelajar berprestasi di DKI Jakarta. Mereka bisa masuk Ancol gratis selama satu tahun hanya dengan memperlihatkan rekapitulasi hasil pendidikan (rapor) dan surat keterangan sekolah.
Pihak Ancol kemudian memberikan tanda pengenal yang nanti bisa masuk gratis. Manager Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari menuturkan, kebijakan masuk Ancol gratis ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat tidak mampu. “Maka sejak awal kami merancangnya,” ucapnya. Di Ancol, para siswa dapat memanfaatkan beberapa fasilitas, yakni bus warawiri dan kereta sato-sato yang mengantar mereka menuju pantai menjadi destinasi wisata terfavorit di kawasan Ancol.
Sesampainya di pantai, pengunjung menikmati hamparan pasir putih sepanjang 3,5 km. Jika ingin duduk-duduk di pantai, mereka bisa meminjam tikar gratis di loket tersedia.
Selain itu, beragam aktivitas olahraga, seperti taman fitnes, yoga, dan beach fun dance juga disediakan gratis. Jika pengunjung datang akhir pekan mendapat tambahan hiburan Parade Seaside Carnival dan alunan musik di panggung terapung (floating stage) di Pantai Lagoon. (Yan Yusuf)
(nfl)