Korban Kebakaran Pasar Aur Kuning Tidak Direlokasi

Senin, 20 November 2017 - 10:08 WIB
Korban Kebakaran Pasar...
Korban Kebakaran Pasar Aur Kuning Tidak Direlokasi
A A A
BUKITTINGGI - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat tidak akan membuat penampungan bagi pedagang korban kebakaran Pasar Grosir Aur Kuning. Agar pedagang cepat dapat berdagang kembali, pemerintah bersama relawan dan pedagang setiap hari akan bergotong royong membersihkan puing dan merenovasi pertokoan yang rusak.

Sepanjang Minggu (19/11/2017) kemarin, sejumlah pedagang korban kebakaran Pasar Grosir Aur Kuning berkumpul di kantor dinas pasar setempat. Para korban kebakaran mengaku diminta mengumpulkan kartu kuning atau kartu penyewa toko dan lapak. Selain untuk pendataan jumlah korban, pengumpulan pedagang dilakukan untuk diberi sosialisasi oleh wali kota.

Zulfikri, salah seorang petugas Dinas Pengelolaan Pasar Bidang Pasar Aur Kuning menyebutkan, meski hari libur kantor tetap dibuka untuk menerima data fotocopi kartu kuning milik pedagang yang terdampak musibah kebakaran.

Menurut Zul, hingga Minggu sore baru sebagian kecil pedagang yang menyerahkan kartu kuning. "Baru sepertiga korban yang menyerahkan kartu kuningnya, karena banyak yang belum tahu. Kemungkinan ditunggu dalam waktu seminggu, ini untuk pendataan," ujarnya.
Korban Kebakaran Pasar Aur Kuning Tidak Direlokasi

Sejumlah pedagang korban kebakaran mengaku, pascakebakaran mereka masih disibukkan dengan membersihkan toko dari puing-puing dan material sisa kebakaran.

"Saya jualan gamis dan lain-lain. Hanya sebagian barang yang berhasil diselamatkan di toko saat kebakaran. Yang di dalam gudang tidak ada yang bisa diselamatkan karena yang duluan terbakar di situ," kata Delita Wati.

Seperti diketahui, kebakaran pada Jumat (17/11/2017) dini hari membuat 64 toko dan 900 lapak di Pasar Grosir Aur Kuning Tahap 1 dan Tahap 2 ludes terbakar. Ini berarti tidak seluruh toko di kedua tahap ini yang terbakar.

Sebelumnya, Wali Kota Bukit Tinggi Ramlan Nurmatias menyebutkan, setelah pengecekan kondisi bangunan oleh PU Provinsi Sumbar, konstruksi bangunan yang ditempati pedagang tidak mengalami dampak yang cukup parah, sehingga tidak perlu dilakukan relokasi.

Sementara, agar pedagang cepat dapat berdagang kembali, pemerintah bersama relawan dan pedagang setiap hari akan bergotong royong membersihkan puing dan merenovasi pertokoan yang rusak.

Dana darurat dan dana bantuan yang diterima pemerintah akan langsung dibelikan material, sehingga proses perbaikan dapat langsung dilakukan. Dengan demikian, pedagang diharapkan tidak akan menunggu lama untuk dapat berdagang kembali. (Baca juga: Ratusan Toko di Pasar Aur Kuning Bukittinggi Terbakar ).
(zik)
Berita Terkait
Kebakaran Pasar Kemirimuka...
Kebakaran Pasar Kemirimuka Beji Depok
9 Lapak Semi Permanen...
9 Lapak Semi Permanen di Eks Pasar Sentral Maros Terbakar
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Pasar Inpres Dok IX Jayapura, Sejumlah Orang Diduga Terjebak
Pasar Ciputat Terbakar,...
Pasar Ciputat Terbakar, Buruh Petik Cabai Kini Bingung Cari Tempat Tinggal
Kebakaran Hebat Melanda...
Kebakaran Hebat Melanda Pasar Padeldela Halmahera Timur, Ratusan Kios Ludes
Kisah Pilu Maharti,...
Kisah Pilu Maharti, Korban Kebakaran Pasar Pagi Asemka yang Kehilangan 2 Toko dan Rugi hingga Rp500 Juta
Berita Terkini
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
19 menit yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
26 menit yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
28 menit yang lalu
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
43 menit yang lalu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
1 jam yang lalu
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved