Pengerukan Ulang Pelabuhan Berakit Telan Anggaran Rp85,9 Miliar

Senin, 06 November 2017 - 17:28 WIB
Pengerukan Ulang Pelabuhan...
Pengerukan Ulang Pelabuhan Berakit Telan Anggaran Rp85,9 Miliar
A A A
TELUK SEBONG - Pengerukan ulang alur pelayaran dan kolam pelabuhan internasional Tanjung Berakit dianggarkan melalui APBN tahun 2017 sebesar Rp25,4 miliar, dengan pelaksana PT Kirana Karya Indonesia. Kini, proyek tersebut sedang dalam pengerjaan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan, Yandrisah mengatakan, pengerukan ulang alur ini dengan kedalaman 5 meter, lebar 60 meter, panjang 1,8 kilometer. “Pengerjaan pengerukan ulang sudah dimulai sejak bulan lalu,” kata Yandrisah, di Bandar Seri Bentan, Kepri, Senin (6/11/2017).

Apabila pengerukan ulang ini selesai akhir tahun 2017, ia menargetkan pengoperasiannya bisa dilaksanakan pada Februari tahun depan. “Kita masih melakukan penjajagan dengan operator dari Malaysia,” ujarnya.

Pengerukan ulang alur ini merupakan kedua kalinya setelah pengerukan awal dengan APBN 2014, menelan anggaran Rp33 miliar, yang saat ini sudah menutup sebagian besar alur kembali. Dikarenakan tidak dipergunakan pelayaran, dan ditutup pasir yang terbawa gelombang musim angin utara.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP)/Syahbandar Tanjung Uban, Gunawan, selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), dimintai keterangan terkait progress pengerukan ulang alur pelabuhan Tanjung Berakit ini belum memberikan jawaban.

Untuk diketahui, pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit dimulai tahun 2010 dengan anggaran Rp10 miliar, untuk pembangunan gedung induk dermaga dua lantai. Pembangunan ponton, dan pengaspalan.

Tahun 2011, Rp5 miliar untuk pembangunan dinding penahan gelombang dan penimbunan tanah.

Kemudian tahun 2012 Rp3,9 miliar, untuk pembuatan taman interior gedung, instalasi air conditioner (ac), dan supervisi.

Selanjutnya tahun 2014, Rp33,1 miliar, untuk pengerukan alur. Tahun 2015 Rp7,6 miliar untuk rehabilitasi dan pembenahan ruangan. Membuat pagar keliling, serta papan nama pelabuhan.

Tahun ini pengerukan ulang Rp25,4 miliar melalui APBN 2017. Total anggaran dari tahun 2010-2017 Rp85,9 miliar, namun pelabuhan belum juga beroperasi.
(rhs)
Berita Terkait
KKP Segel Proyek Reklamasi...
KKP Segel Proyek Reklamasi Ilegal di Kepulauan Riau
Menhub Pantau Lintas...
Menhub Pantau Lintas Batas Masuk ke Indonesia di Pelabuhan Batam
Vaksin untuk Batam Tiba...
Vaksin untuk Batam Tiba Melalui Pelabuhan Telaga Punggur
DPRD Natuna Usulkan...
DPRD Natuna Usulkan Proyek Rempang Eco City Dipindahkan ke Natuna
Kritisi Proyek Rempang...
Kritisi Proyek Rempang Eco City, PP Muhammadiyah Sampaikan 3 Sikap
Usai Vakum Dua Tahun,...
Usai Vakum Dua Tahun, Kapal Tol Laut Kembali Layani Pelayaran di Bintan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved