Banyuwangi Gelar Festival Apresiasi Prestasi Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 02 November 2017 - 17:33 WIB
Banyuwangi Gelar Festival...
Banyuwangi Gelar Festival Apresiasi Prestasi Anak Berkebutuhan Khusus
A A A
BANYUWANGI - Upaya Kabupaten Banyuwangi sebagai kabupaten inklusi terus didorong dengan berbagai kegiatan yang memfasilitasi kiprah para penyandang disabilitas. Salah satunya dengan menggelar Festival Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di halaman Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Kamis (2/11/2017).
Banyuwangi Gelar Festival Apresiasi Prestasi Anak Berkebutuhan Khusus

“Kita hari ini menyaksikan betapa kerennya anak-anak kita ini,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas saat membuka acara melalui aplikasi Facetime.

Festival ini, sambung Anas. menjadi ajang unjuk keterampilan dari anak-anak penyandang disabilitas. Mereka menampilkan berbagai bakat kepada publik. Ajang ini diikuti seribu siswa PKLK (SLB) dari 40 lembaga dan 1.065 siswa sekolah inklusif dari 117 lembaga pendidikan formal.

“Festival ini adalah bagian dari rehabilitasi berbasis masyarakat. Semua berbaur menjadi satu dengan kemasan festival yang menggembirakan,”ujar Anas.

Dalam festival ini antara lain disajikan Tari Gundul-Gundul Pacul dari SDLB A Negeri Banyuwangi, Tari Barong Cokol dari SDLB YPABK Muncar, dan Sendratari dari SLB Kalipuro. Adapula penampilan Dedi Mizwar dari SDLB A-N Banyuwangi yang menjuarai lomba bercerita tingkat nasional. Dia begitu mahir menirukan berbagai karakter suara yang dirangkai dengan cerita legenda.

Selain itu, ada unjuk bakat yang dilakukan anak-anak berkebutuhan khusus di stan-stan pameran. Seperti yang dilakukan oleh Yusuf Kridiyanto dari SMPN 5 Banyuwangi yang dengan berbagai keterbatasannya, mampu melukis.

Adapula Marsetia Arya Tetuka yang mengidap hyper-active impulsive yang mahir memainkan karakter-karakter wayang kulit.

“Saya tegaskan lewat festival ini, ayo semuanya, kita tanamkan paradigma bahwa anak-anak ini tidak harus dikasihani, tapi harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama. Di sini mereka bisa menujukkan hal tersebut, dan masyarakat bisa menyaksikan kemampuan terbaik mereka,” imbuh Ketua Penggerak PKK Banyuwangi Ipuk Festiandani Azwar Anas yang menjadi inisiator kegiatan ini.

Istri Bupati Banyuwangi itu menambahkan, festival ini bertujuan untuk memeriahkan bulan disabilitas yang digelar selama November. “Tidak hanya festival, tapi juga ada seminar dan talk show yang digelar di berbagai tempat,” imbuh Ipuk.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, Banyuwangi telah mempunyai Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2017 yang mewajibkan sekolah umum untuk menerima siswa berkebutuhan khusus di setiap rombongan belajar (rombel) tiap tahun.

“Minimal menerima lima siswa di setiap rombelnya. Banyuwangi memiliki lebih dari 200 sekolah inklusif, yaitu sekolah umum yang menerima semua penyandang disabilitas. Di setiap sekolah itu kita siapkan guru dengan kualifikasi tertentu untuk mendampingi mereka, juga fasilitas-fasilitas yang aksesibel bagi mereka,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Webinar Bulan Bung Karno,...
Webinar Bulan Bung Karno, Bupati Banyuwangi Cerita Peran Budaya Lokal
Banyuwangi Role Model...
Banyuwangi Role Model Memaksimalkan Kelemahan Jadi Keuntungan
2 Pekerja Perkebunan...
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Sandiaga Uno Puji Event...
Sandiaga Uno Puji Event Banyuwangi Festival 2021 Berkonsep Hybrid
14 Kantor Pemerintahan...
14 Kantor Pemerintahan di Banyuwangi Jadi Klaster Baru COVID-19
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved