Banyuwangi Sukses Kembangkan Pariwisata dengan Konsep Ecotourism

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 02:31 WIB
Banyuwangi Sukses Kembangkan...
Banyuwangi Sukses Kembangkan Pariwisata dengan Konsep Ecotourism
A A A
BANYUWANGI - Seluruh wilayah Indonesia mempunyai potensi ecotourism yang sangat bagus. Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang sukses mengembangkan pariwisatanya dengan konsep ecotourism.

Kepala Program Studi Agroteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem, Wamena, Bhaskara Anggarda Gathot Subrata mengatakan, tidak hanya di Jawa Timur, Indonesia secara keseluruhan mempunyai potensi ecotourism yang sangat bagus.

Indonesia yang dikenal sebagai negara megabiodiversity, lanjut dia, menyimpan sekitar 27.500 species tumbuhan berbunga yang merupakan 10% dari seluruh species tumbuhan di dunia. Memiliki 1.539 species burung (17% dari seluruh species burung di dunia) dan 515 species reptilia (16% dari seluruh species reptilian di dunia).

"Indonesia juga merupakan negara kepulauan yang memilki lebih dari 500 etnik budaya sebagai potensi sumberdaya serta kekayaan alam yang dapat menjadi pendukung dalam pengembangan pariwisata," kata Bhaskara dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/10/2017).

Sebagai suatu wilayah, menurut Bhaskara, Jawa Timur memiliki dasar konsep yang sangat ideal, dalam perspektif ranah manajemen wisata pada umumnya termasuk ecotourism yang meliputi tiga komponen.

"Yaitu place sebagai lanskap wilayah dengan eco-lodge-nya dan produk (destinasi) ecotourism pengunjung dan masyarakat lokal (host community) yang sudah mulai sadar akan pentingnya mengelola kelestarian alamnya," ungkap Bhaskara.

Saat ini, lanjut Bhaskara, Bupati Banyuwangi Azwar Anas sudah berhasil mengimplementasikan suatu konsep ecotourism di Banyuwangi dengan matang dan terukur. "Beliau berhasil memadukan aspek manajemen (resources dan SDM), aspek hukum, good governance dan peningkatan kapasitas kinerja sesuai dengan porsinya," beber Bhaskara.

Apabila konsep ecotourism akan diadopsi di wilayah lain, perlu disesuaikan dengan kondisi ekologis dan tataran sosial masyarakatnya dengan memperhatikan pada tujuan akhir dari ecotourism itu sendiri.

"Tujuan akhir yang saya maksud untuk mencapai tujuan ekonomis, sosial, dan ekologis dari ekowisata dengan menggunakan sumber daya yang efektif. Kemudian manfaat dari kegiatan pengembangan kapasitas hendaknya mampu mendidik wisatawan; Meningkatkan kesadaran dan penghargaan akan lingkungan dan budaya; bermanfaat secara ekologi, sosial, ekonomi; memudahkan penentu kebijakan dalam menyusun kebijakan," ucapnya.

Bhaskara menambahkan, terkait peningkatan kapasitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan akademik melalui pendidikan dan pelatihan yang sesuai (khususnya SDM yang terkait dengan kegiatan pengelolaan usaha/industri ekowisata), atau dengan penguatan dalam komunitas masyarakatnya untuk mengelola kegiatan ekowisata.

Bhaskara menuturkan, peningkatan kapasitas peraturan sangat diperlukan, karena banyaknya pihak yang terkait dengan berbagai kepentingan dan kewenangan yang berbeda agar tidak terjadi conflict of interest."Selain itu, peningkatan kapasitas organisasi dilakukan untuk mengantisipasi jumlah dan perilaku pengunjung, kelestarian kawasan, keberhasilan pencapaian tujuan, maupun pemasaran jasa ekowisata yang ditawarkan," ucapnya.

Dari sini jelas potensi ecotourism sangat menjanjikan bagi pengembangan Banyuwangi pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
(whb)
Berita Terkait
Webinar Bulan Bung Karno,...
Webinar Bulan Bung Karno, Bupati Banyuwangi Cerita Peran Budaya Lokal
Banyuwangi Role Model...
Banyuwangi Role Model Memaksimalkan Kelemahan Jadi Keuntungan
2 Pekerja Perkebunan...
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Sandiaga Uno Puji Event...
Sandiaga Uno Puji Event Banyuwangi Festival 2021 Berkonsep Hybrid
14 Kantor Pemerintahan...
14 Kantor Pemerintahan di Banyuwangi Jadi Klaster Baru COVID-19
Berita Terkini
Kondisi Permukiman Dekat...
Kondisi Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran usai Diamuk si Jago Merah
1 jam yang lalu
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
2 jam yang lalu
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
3 jam yang lalu
Kebakaran Pasar Jiung...
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 250 Bangunan Hangus dan 500 Jiwa Terdampak
3 jam yang lalu
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
3 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved