Banyuwangi Dinilai Berhasil Gunakan TI untuk Berinovasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:20 WIB
Banyuwangi Dinilai Berhasil...
Banyuwangi Dinilai Berhasil Gunakan TI untuk Berinovasi
A A A
JAKARTA - Era teknologi informasi saat ini menjadikan kecepatan akses informasi menjadi "panglima". Kondisi ini menurut Pengamat Politik UIN Malang Alfin Mustikawan berhasil dimanfaatkan Pemkab Banyuwangi dengan memakai Teknologi Informasi untuk melakukan inovasi.

"Hal itu bisa dilihat dengan masuknya Banyuwangi menjadi 6 besar daerah yang berhasil mengoptimalkan pemanfaatan Geospasial Information System (GIS) dalam layanan publik yang dicatat oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) Nasional," ujar Alfin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/10/2017).

Alfin menambahkan, Bupati Azwar Anas patut diapresiasi karena inovasinya bisa dijadikan tolak ukur akselerasi pemerintah daerah dalam memberikan layanan publik.

"Program UGD Kemiskinan, e-Monitoring sistem bidang pendidikan hingga program MODUIT (Mobile, terpadu berbasis IT) paling tidak menjadi indikator sederhana dari optimalnya penggunaan Informasi Geospasial (IG)," kata Alfin.

Selain itu, dia menambhakan, program dasar yang dibutuhkan masyarakat. "Kesehatan dan pendidikan merupakan kebutuhan fundamental bagi masyarakat yang harus mendapatkan perhatian dan prioritas mutlak dari pemda," tambahnya.

Kecepatan Pemkab Banyuwangi, lanjut Alfin, dalam memberikan layanan kesehatan dan pendidikan patut juga diapresiasi sebagai komitmen melaksanakan layanan prima dan harus dicontoh oleh daerah lain.

"Meskipun hasilnya masih belum mencapai target puncak, akan tetapi progress dan akselerasi layanan publik yang terus meningkat merupakan indikator keberhasilan Pemkab Banyuwangi, dan kita tahu dan meyakini hasil tak akan mengkhianati proses," katanya.

Di bawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas selama dua periode, pelayanan publik dengan segala inovasi menjadi keunggulan Banyuwangi. Di bidang kesehatan, ada tiga inovasi Pemkab Banyuwangi yakni Bayi Lahir Procot Pulang Bawa Akte, Stop Angka Kematian Ibu dan Anak (Sakina) dan Pergunakan Jamban Sehat, Rakyat Aman (Pujasera), terpilih mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat dunia yang digelar oleh Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Public Service Awards/UNPSA) 2017 di Den Hag Belanda.

Sebelumnya ketiga inovasi Pemkab Banyuwangi tersebut terpilih dalam kompetisi Top 35 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Program Pujasera dan Sakina merupakan inovasi pelayanan publik dibidang kesehatan sedangkan Lahir Procot Pulang Bawa Akta, di bidang kependudukan.

Sementara itu inovasi untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan terus menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Cara yang dilakukan yakni dengan menghadirkan Festival Pendidikan, sebuah festival yang menampilkan beragam inovasi dan kreasi para pelajar dari jenjang PAUD hingga SLTA.

Dalam festival ini, inovasi-inovasi sekolah dipamerkan dalam etalase pameran pendidikan. Antara lain, gerakan sepeda ontel oleh beberapa sekolah dasar, Program Siswa Asuh Sebaya, karya anak SMK, hingga program peduli lingkungan laut.
(mhd)
Berita Terkait
Webinar Bulan Bung Karno,...
Webinar Bulan Bung Karno, Bupati Banyuwangi Cerita Peran Budaya Lokal
Banyuwangi Role Model...
Banyuwangi Role Model Memaksimalkan Kelemahan Jadi Keuntungan
2 Pekerja Perkebunan...
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
14 Kantor Pemerintahan...
14 Kantor Pemerintahan di Banyuwangi Jadi Klaster Baru COVID-19
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Sandiaga Uno Puji Event...
Sandiaga Uno Puji Event Banyuwangi Festival 2021 Berkonsep Hybrid
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved