Sandiaga: Jangan Adu Domba Kami dengan Pemerintah Pusat Soal Reklamasi

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB
Sandiaga: Jangan Adu...
Sandiaga: Jangan Adu Domba Kami dengan Pemerintah Pusat Soal Reklamasi
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta enggan diadu domba dengan pemerintah pusat terkait perbedaan sikap tentang reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Pemprov DKI dan pemerintah pusat akan duduk bersama untuk saling mengharagai kewenangan masing-masing.

"Kita enggak mau diadu-adu. Pemprov harus selaras dengan pemerintah pusat. Kita punya mandat dari rakyat yaitu menghentikan reklamasi dan pemerintah pusat juga punya posisi. Mari duduk sama-sama dan kita hargai kewenangan masing masing," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jumat (20/10/2017).

Sandi menilai, antara pemerintah pusat dan daerah memiliki koridornya masing-masing. Dan soal sosok Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Sandi mengaku mengaguminya.

"Pak Luhut itu seorang pahlawan. Ya enggak usah terlalu digembor-gemborkan atau dipanas-panasin. Kita tetap dalam koridor masing-masing. Kita tetap Merah Putih demi kemajuan bangsa. Untuk bangsa Indonesia, untuk rakyat Jakarta. Rakyat yang terpinggirkan, termajinalkan itu kita harus bela. Kita hadir di sini. Negara hadir, itu saja," ujarnya.

Sandi menuturkan, hingga kini belum ada rencana melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan swasta yang selama ini menjadi pengembang infrastruktur di pulau-pulau reklamasi."Kita belum bicara sama pengembang belum ada, nanti kita kaji pelan-pelan. Pada saatnya kita akan bicara sama pengembang" jelasnya.

Sandi menambahkan, tidak tertutup kemungkinan Pemprov akan melibatkan akademisi untuk mengkaji proyek reklamasi. "Kita akan kaji, jadi tidak usah terburu-buru. Karena ini proyek sangat strategis seluruh mata memandang proyek ini. Kita tidak akan tergesa-gesa mengambil kepastian karena keadilan mesti ditegakkan disini," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
8 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
8 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
9 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
9 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
9 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
9 jam yang lalu
Infografis
Jangan Konsumsi Berlebihan!...
Jangan Konsumsi Berlebihan! Ini 4 Minuman dengan Kolesterol Jahat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved