Musim Hujan, Warga dan Petani di Lembang Keluhkan Serbuan Lalat

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:33 WIB
Musim Hujan, Warga dan...
Musim Hujan, Warga dan Petani di Lembang Keluhkan Serbuan Lalat
A A A
BANDUNG BARAT - Warga dan para petani di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, merasa terganggu dengan banyaknya lalat yang masuk ke permukiman dan area pertanian.

Keberadaan lalat-lalat itu semakin menjadi-jadi terutama di musim penghujan seperti saat ini sehingga membuat aktivitas warga menjadi tidak nyaman.

Salah seorang petani warga Kampung Pengkolan RT02/08, Desa Cikidang, Lembang, Udin (45), mengatakan saat musim kemarau lalat memang banyak tapi tidak sebanyak seperti saat musim hujan ini.

Khusus untuk tanaman sayuran seperti pecay, engkol, saladah,dan tomat, karena sering dihinggapi lalat membuat timbul bintik-bintik hitam. "Mengganggu sekali karena lalat ini jumlahnya sangat banyak dan bergerombol," ucapnya, Kamis (19/10/2017).

Menurutnya, kehadiran lalat ini juga karena di dekat wilayahnya yakni di Kampung Cireyod ada tempat pembuatan pabrik tahu yang air sisa pembuangannya mengeluar bau tak sedap. Belum lagi keberadaan tempat sampah dan sisa kotoran hewan seperti dari ternak sapi dan peternakan ayam.

"Kalau pun disemprot pestisida lalat itu tidak mati dan justru menjadi kebal. Sedangkan buat tanaman jika terlalu banyak obat pestisida juga tidak baik," tuturnya.

Petani lainnya Apin Suryana (36), mengaku serangan lalat ini membuat hasil pertaniannya tidak maksimal. Dia yang menggarap lahan pertanian milik orang tuanya sebanyak 300 pohon kembang kol dan saladah mengaku kerepotan untuk mengusir serangan lalat ini. Jika tidak diusir membuat tanaman jadi jelek terutama pada bagian daun.

"Karena pestisida tidak mempan biasanya saya pakai kacang babi dan daun suren yang ditumbuk lalu airnya diambil dan disemprotkan. Cuma persoalannya untuk mendapatkan kacang babi harus cari ke Subang yang jaraknya jauh," keluhnya.
(nag)
Berita Terkait
500 Hektare Tanaman...
500 Hektare Tanaman Pertanian Blitar Diganyang Tikus
Sudah Sepekan Serdadu...
Sudah Sepekan Serdadu Lalat Serang Desa di Madina
Serangan Lembing Batu...
Serangan Lembing Batu di Indramayu Akibatkan Puluhan Pemotor Jatuh
Teror Hama Ulat di Permukiman...
Teror Hama Ulat di Permukiman Warga Mangunsari Sidomukti
Serangan Hama Picu Penurunan...
Serangan Hama Picu Penurunan Produksi Bawang Merah di Jawa Timur
Mirip Manusia, Ilmuwan...
Mirip Manusia, Ilmuwan Ungkap Tanaman Saling Berbicara
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
23 menit yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
1 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
2 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
4 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
4 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved