8 Negara ASEAN Belajar Kota Tangguh di Semarang

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 15:48 WIB
8 Negara ASEAN Belajar...
8 Negara ASEAN Belajar Kota Tangguh di Semarang
A A A
SEMARANG - Perwakilan 8 negara ASEAN yakni Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Myanmar, Singapura, Malaysia dan Filipina yang tergabung dalam ACE (AHA Center Executive) berkunjung ke Kota Semarang, Jawa Tengah. Kedatangan mereka untuk mengetahui lebih jauh sekaligus belajar tentang, bagaimana mewujudkan kota Tangguh.

Untuk diketahui, Kota Semarang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang masuk dalam 100 Resilient Cities (100 Kota tangguh) bersama 99 kota lain di dunia oleh Rockefeller Foundation pada tahun 2016 silam. Sejak saat itu, Kota Semarang mulai menjadi rujukan tidak hanya daerah lain di Indonesia, namun juga negara lain untuk belajar.

Kedatangan perwakilan dari 8 Negara ASEAN itu diterima langsung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada Jum'at kemarin (13/10/2017). Rencananya 8 perwakilan negara ASEAN itu akan menimba ilmu selama lima hari.

Selama studi banding ini, mereka dibekali materi tentang pengantar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana, kunjungan ke SIBAT Kelurahan Wonosari, Ngaliyan dan pembibitan mangrove di Kelurahan Mangunharjo, Tugu

Wali Kota Semarang mengatakan, merupakan kehormatan karena dapat berbagi ilmu dengan negara-negara lain khususnya dalam hal menjadi kota tangguh dalam bidang fisik, sosial maupun ekonomi. Selain itu, bagaimana mengatasi sebuah persoalan di Indonesia tepatnya Semarang dan bagaimana mereka mengatasi persoalan di negaranya masing-masing.

Dia menjelaskan, Kota Semarang dinobatkan sebagai kota tangguh, namun masih punya persoalan dengan yang namanya kemiskinan, pertumbuhan penduduk yang tinggi, kalau hujan banjir dan longsor, bahkan kalau panas mengalami kekeringan.

"Dengan bergabungnya Semarang ke dalam 100 Resilient City menjadikan Semarang akan lebih beradaptasi dan tumbuh berkembang,ā€ ujar Hendi.

Walikota membeberkan kunci sukses yang dilakukannya membawa Kota Semarang semakin tangguh adalah dengan dukungan ā€˜4P’ (penduduk, pewarta, pemerintah dan pengusaha) yang bersinergi dalam 6 pilar strategi pembangunan kota tangguh Semarang.

Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto menambahkan, dengan saling tukar-menukar pengalaman dan ilmu, persoalan yang ada di kota besar khususnya Semarang akan teratasi.
(rhs)
Berita Terkait
Pemkot Semarang Tuntaskan...
Pemkot Semarang Tuntaskan Sejumlah Pekerjaan yang Tertunda karena COVID-19
Hendi Pastikan Pembangunan...
Hendi Pastikan Pembangunan Merata Hingga Perkampungan
Pemkot Semarang-Kementerian...
Pemkot Semarang-Kementerian PUPR Terus Bersinergi Bangun Kota Semarang
KPK Minta Aset Bermasalah...
KPK Minta Aset Bermasalah Pemkot Manado Segera Diselesaikan
Wali kota Agustina Wilujeng...
Wali kota Agustina Wilujeng Apresiasi Unissula Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Sodetan Tanggulangi Banjir Kaligawe
Wali Kota Semarang,...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong HIPMI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
19 menit yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
1 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
7 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
9 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
10 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved