Datangi Polda, Aktivis Anti Narkotika Desak Penyidik Nakal Ditindak

Rabu, 04 Oktober 2017 - 18:27 WIB
Datangi Polda, Aktivis...
Datangi Polda, Aktivis Anti Narkotika Desak Penyidik Nakal Ditindak
A A A
MAKASSAR - Aktivis anti narkotika mendesak Polda Sulsel menindak tegas oknum penyidik nakal dalam kasus peredaran obat daftar G, atas tersangka Alexander Sirua.

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Narkotika kembali menggelar unjuk rasa di sejumlah titik, salah satunya depan pintu gerbang Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Mereka menuntut agar institusi kepolisian menyelidiki kasus bebasnya Alex sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Para demonstran juga meminta sanksi tegas terhadap oknum penyidik yang diduga bermain mata dengan tersangka.

"Stop permainkan hukum di Sulsel dan tegakkan supremasi hukum seadil-adilnya tanpa diskriminasi. Pecat oknum anggota polisi yang terlibat mempermainkan kasus obat daftat G," kata Jenderal Lapangan Iksan Karsa dalam orasinya.

Sementara Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono yang ditemui kemarin menegaskan, kepolisian telah berkomitmen dan tegas terkait pemberantasan narkotika.

"Komitmen kita sudah jelas dan tegas sepanjang itu berkaitan dengan ketentuan undang-undang. Kita akan tindak tegas sesuai dengan ketentuan undang-undang juga, tidak ada toleransi," katanya.

Sedangkan terkait dua penyidik sekaligus perwira Polda yang dinilai terlibat dalam penangguhan penahanan pemilik obat keras, Muktiono mengaku sudah memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan untuk melakukan penyelidikan.

Meski demikian perwira dua bintang itu enggan berkomentar banyak dengan alasan internal. "Itu urusan Propam. Saya kan penegak disiplin ke dalam, sebagai pimpinan makanya diperiksa. Kalau misalnya saya diam saja, itu boleh ditanya. Saya sudah periksa," tegas Muktiono ditemui di kantornya.

Sementara dua perwira yang diduga melakukan pelanggaran terkait penyidikan obat G masih menjalani pemeriksaan Bidang Propam. Keduanya yakni Kasubdi II Ditresnarkoba AKBP Darwis dan seorang perwira yang menjabat Kanit.

Di hadapan penyidik Bidang Propam, kedunya mengakui melakukan kesalahan membuat surat penangguhan tanpa sepengetahuan atasan. Hal itu disebutkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani ditemui kemarin.

"Mereka mengaku melakukan penangguhan, satu lagi mengaku sudah tahap dua. Tapi tanpa sepengatahuan pimpinan dia lakukan penangguhan, dia alasan tahap dua itu tidak boleh, dan itu sudah melangkahi pimpinan. Yang tanda tangan penangguhan Kasubdit, bukan dari pimpinannya (Direktur)," jelas Dicky.

Selanjutnya, Propam Dicky masih memerlukan waktu mendalami motif penanggunah penahanan yang dilakukan penyidik terhadap Alex.

"Terkait dugaan itu (menerima sogokan) kita belum sampai sejauh itu, nanti kita tanya-tanya apakah ada hubungan keluarga, pertemanan, makanya kita akan dalami lagi. Tapi alasan mereka melakukan itu karena untuk penangguhan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
3 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
4 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
4 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
5 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
5 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Pemberontak Anti-Rezim...
Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam saat Israel Menginvasi Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved