Hina Panglima TNI, Akun Twitter Nikita Mirzani Akan Dipolisikan

Rabu, 04 Oktober 2017 - 17:32 WIB
Hina Panglima TNI, Akun...
Hina Panglima TNI, Akun Twitter Nikita Mirzani Akan Dipolisikan
A A A
JAKARTA - Gerakan Pemuda Anti Komunis (Gepak) berniat melaporkan akun Twitter Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya karena diduga telah menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Ketum Gepak Rahmat Himran mengatakan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya berniat melaporkan akun Twitter Nikita Mirzani yang sudah beredar di media sosial. Pihaknya sudah bertemu jajaran Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus PMJ melakukan konsultasi terkait pelaporannya itu.

"Jadi, di Twitter NM (Nikita Mirzani) ini, ada cuitan yang isinya,"Film G30S/PKI kurang seru. Seharusnya Panglima Gatot juga dimasukan ke Lubang Buaya pasti seru," ujar Rahmat pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/10/2017).

Menurut Rahmat, cuitan itu dianggap telah menghina Panglima TNI sehingga hendak dilaporkan. Maksudnya, agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk bertutur kata secara sopan dan santu, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.

"Kami tak mau persoalan ini menjadi semakin gaduh di masyarakat. Kalau misal nanti mau lapor balik, silakan saja, itu haknya," tuturnya.
Dia menjelaskan, pada Rabu (4/10/2017) pagi ini, Gepak menerima telepon dari pihak Nikita, dikatakan kalau akun tersebut bukan milik Nikita.

Namun, Rahmat menyampaikan akan terlebih dahulu melaporkan persoalan itu ke polisi, terkait asli tidaknya akun itu milik Nikita, tentu menjadi penyelidikan polisi nantinya.

"Saya dikonfirmasi lewat telepon dari NM, dia bilang itu bukan akunnya dia, tapi saya katakan, ini sudah jadi keresahan di masyarakat. Panglima sudah dihina, dicemarkan nama baiknya. Panglima bukan cuma milik TNI, tapi rakyat juga," paparnya.

Sementara itu, Sekjen Gepak, Gondo mengungkapkan, saat berkonsultasi dengan jajaran Subdit Cyber Crime, pihaknya disarankan untuk melengkapi berkas laporannya dahulu agar laporannya nanti bisa dinaikan ke penyelidikan, penyidikan, hingga ke tingkat pengadilan.

"Semoga NM menyadari kesalahannya dan mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Dan kalau betul (itu akun Nikita), minta maaflah, kalau tak betul biar polisi menelusuri ini siapa," ungkapnya.

Dia menambahkan, cuitan tersebut muncul di akun Twitter Nikita pada 30 September 2017 lalu. Saat ini, pihaknya akan mencari bukti tambahan lagi agar bisa segera melaporkan cuitan yang berisi menghina tersebut

"Jadi bukan ditolak, tapi diminta melengkapi saja, kalau kami paksakan nanti LP-nya mentah. Tiga-empat harian lagi lah kami datang kembali," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
6 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
7 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
8 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
9 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
9 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved