Sakit Rematik, Gajah Berusia 28 Tahun Mati di Kandang

Rabu, 27 September 2017 - 06:13 WIB
Sakit Rematik, Gajah...
Sakit Rematik, Gajah Berusia 28 Tahun Mati di Kandang
A A A
BUKITTINGGI - Seekor gajah betina satwa koleksi kebun binatang Kinantan Zoo di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat ditemukan mati di dalam kandang, Selasa, 27 September 2017 kemarin sore. Gajah bernama Bita berusia 28 tahun ini diduga mati karena sakit rematik atau sendi tulang.

Sebelumnya bita terlihat lesu dan berdiri sambil menopang tubuh dengan belalainya. Kematian bita diketahui pertama kali oleh pawang yang melintasi kandang, saat pengunjung objek wisata kebun binatang sudah beranjak pulang.

Saat itu pawang menduga Bita pingsan karena kelelahan. Namun begitu diperiksa ternyata Bita sudah tidak bernyawa. Setelah memastikan kematiannya, pawang langsung melaporkan ke Kepala TMSBK dan memberitahu petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Kepala Bidang TMSBK Ikbal Bahal mengatakan, Bita diduga mati karena penyakit sendi tulang yang diderita. Selama tiga bulan belakangan, Bita dalam perawatan intensif dokter hewan TMSBK yang dibantu dokter spesialis gajah yang didatangkan dari Lampung dan Jakarta.

Sebelum ditemukan mati sepanjang hari Selasa, gajah betina berusia 28 tahun ini hanya mau dan bisa makan semangka."Sebelumnya sakit dan sudah dilakukan pengobatan, namun nafsu makannnya menurun. Jadi mungkin karena nafsu makan menurun kondisi tubuhnya letih, tadi pun berdirinya sudah mulai ditopang dengan belalai, mungkin karena sudah terlalu letih dan jatuh lalu mati," ujar Ikbal.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias begitu mengetahui kematian seekor gajah dari 2 ekor koleksi gajah yang dimilik langsung mendatangi kebun binatang dan melihat proses pemeriksaan bangkai bita.

Menurut Ramlan, dengan matinya Bita maka satwa gajah koleksi TMSBK hanya tinggal seekor gajah jantan yang bernama Zidan. Meski diduga mati karena penyakit yang diderita pihak kebun binatang merasa perlu untuk mengungkap penyebab pasti kematian gajah ini/.

Selasa malam tadi dokter hewan BKSDA dan petugas dari Balai Veteriner Baso langsung melakukan nekropsi atau bedah bangkai.
(whb)
Berita Terkait
Senangnya Melihat Kebun...
Senangnya Melihat Kebun Binatang Surabaya Bisa Kembali Dibuka
Akun IG Kebun Binatang...
Akun IG Kebun Binatang Bandung Dibajak, Pengelola Khawatir Dipakai Himpun Bantuan
Kebun Binatang Surabaya...
Kebun Binatang Surabaya Tetap Jadi Tempat Favorit Liburan Tahun Baru
Tidak Mudik Lebaran,...
Tidak Mudik Lebaran, Warga Sidoarjo Ini Ajak Anaknya Mengenal Satwa KBS
Kesulitan Pakan, Satwa...
Kesulitan Pakan, Satwa Kebun Binatang Bandung Dapat Sumbangan Warga
Enam Telur Komodo Menetas...
Enam Telur Komodo Menetas di Kebun Binatang Florida
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved