BNN Pastikan PCC Tak Beredar di Jatim

Jum'at, 15 September 2017 - 21:23 WIB
BNN Pastikan PCC Tak...
BNN Pastikan PCC Tak Beredar di Jatim
A A A
SURABAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur memastikan Jawa Timur aman dari peredaran narkoba jenis jenis PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Sampai saat ini BNNP belum menemukan obat berbahaya itu beredar di pasaran.

Meski begitu, BNNP meminta warga Jatim waspada. Masyarakat diimbau melapor kepada pihak berwenang bilamana mendapati PCC atau obat berbahaya lainnya.

“Kalau ada yang dianggap mencurigakan, segera melapor. Agar kami bisa mengambil tindakan cepat,”tegas Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Jumat (15/9/2017).

Wisnu menyampaikan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) untuk mendeteksi kemungkinan masuknya obat mematikan itu. Mulai dari pemeriksaan obat di apotek, jajanan maupun tempat-tempat lain.

“Sejauh ini memang belum ada. Mudah-mudahan Jatim aman. Meski begitu, kami akan tetap waspada. Warga juga kami imbau untuk ikut peka dan memerangi narkoba ini,”tutur perwira dua melati ini.

Hal sama juga disampaikan Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti. Dia mengaku belum menemukan narkoba PCC, seperti yang ramai beredar di media sosial.

“Sekarang yang sedang ramai diperbicangkan pil PCC yang dikonsumsi anak-anak di Kendari, Sulawesi Tenggara. Mudah-mudahan ini tidak terjadi di Surabaya,”tegasnya.

Karena itu, pihaknya telah menerjunkan tim untuk memantau kemungkinan masuknya obat tersebut. Tak hanya itu, dia juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada guru dan siswa. Langkah ini diambil, karena anak-anak sekolah kerap menjadi sasaran.

“Semua harus waspada terhadap kemungkinan masuknya PCC ini. Orang tua, guru dan masyarakat harus ikut mengawasi .Jika menemukan hal yang aneh di lingkungannya, segera melapor kepada petugas,” kata mantan Kasubag Polrestabes Surabaya ini.

Kepada para pemilik dan petugas apotek, Suparti juga meminta untuk teliti terhadap pembeli obat. Mereka harus memastikan bila pembeli obat membawa resep dokter.

“Pastikan bahwa pembeli membawa resep dokter. Kalau tidak jangan dilayani. Ini penting untuk memastikan obat digunakan dengan benar. Tidak disalahgunakan,”pungkasnya.

Untuk diketahui bahaya obat PCC telah ramai dibicarakan masyarakat. Informasi itu semakin membuat takut warga manakala video tentang dampak obat berbahaya di Kendari beredar di media sosial dan menjadi viral. Muncul kekhawatiran, bahwa obat tersebut beredar secara luas termasuk di Jatim.
(sms)
Berita Terkait
Polda Metro Bongkar...
Polda Metro Bongkar Home Industry Narkoba Jenis PCC di Bogor
Jualan Bakso Sambil...
Jualan Bakso Sambil Edarkan Pil Sapi, Warga Ngaglik ini Diciduk Polisi
Sindikat Pengedar Obat...
Sindikat Pengedar Obat Terlarang di Banten Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Butir Pil Koplo
Polisi Tangkap Pengedar...
Polisi Tangkap Pengedar Ribuan Pil Koplo di Yogyakarta
Ajudan Wakapolres Rejang...
Ajudan Wakapolres Rejang Lebong Digerebek saat Asyik Pesta Narkoba
Miris! Jadi Korban PHK,...
Miris! Jadi Korban PHK, Sarjana Ekonomi di Mojokerto Edarkan Ekstasi di Pil Koplo
Berita Terkini
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
6 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
13 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved