Penyerangan SMAN 5 Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Rabu, 23 Agustus 2017 - 03:27 WIB
Penyerangan SMAN 5 Diselesaikan...
Penyerangan SMAN 5 Diselesaikan Secara Kekeluargaan
A A A
BANDUNG - Kasus penyerangan dua siswa SMAN 5 Bandung, Kris (16) dan Faw (16) oleh puluhan pelajar dari SMA lain pada Senin (21/8/2017), akhirnya berakhir damai Selasa (22/8/2017). Pihak sekolah dan Polsek Sumur Bandung menempuh jalan kekeluargaan.

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Abdul Kholik mengatakan, pihaknya mengundang semua pihak untuk duduk bersama menyelesaikan masalah itu. Hadir dalam pertemuan, perwakilan dari sekolah yang terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni SMA 5, SMA BPI, SMAN 22, SMAN 25 Bandung. Hadir pula para siswa dan orang tua masing-masing.

"Masing-masing pihak diberikan pemahaman dan pembinaan oleh kepolisian. Selanjutnya dibuatkan surat pernyataan bersama sepekat menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. Saat ini, situasi aman, kondusif, dan terkendali," kata Kholik.

Seperti diberitakan, puluhan pelajar dari SMA BPI 2, SMAN 22, dan SMAN 25 Bandung menyerang dua siswa SMAN 5 Bandung, Kris (16) dan Faw (16) pada Senin (21/8/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat penyerangan terjadi, Kris dan Faw sedang berada di Taman Musik Centrum, Jalan Belitung yang lokasi di depan SMAN 5 Bandung. Tiba-tiba, datang belasan pelajar dari arah Stadion Siliwangi, Jalan Aceh. Para pelajar ini datang mengendarai 30-40 sepeda motor.

Para pelajar yang beringas itu melempari kedua korban menggunakan kayu, batu, balok, dan batang besi. Beruntung saat kejadian, ada aparat TNI yang berada dekat korban. Para korban pun diamankan dan kemudian anggota TNI menangkap beberapa pelaku.

Pelaku penyerangan yang berhasil diamankan, ujar Kholik, DAM (18) siswa SMA BPI 2; IR (18) siswa SMAN 25 Bandung, FDA (17) siswa SMAN 25 Bandung, ‎dan HZ (16) siswa SMAN 22 Bandung.

Sementara itu, akibat penyerangan itu, Kris (16) mengalami luka memar di kepala bagian kanan‎ dan luka robek di siku, lutut, dan mata kaki kiri‎. Selain itu, pelajar yang menyerang juga merusak sebuah mobil, Honda Mobilio nopol E 1292 MJ. Mobil milik Lauh Machpud (43) ini mengalami lecet di bagian pintu belakang bagian kanan.
(maf)
Berita Terkait
Niat Lerai Perkelahian,...
Niat Lerai Perkelahian, Pelajar SMP Tewas Ditusuk Pelajar SMK
Bercak Darah Masih Terlihat...
Bercak Darah Masih Terlihat di Sekretariat PII
Polisi Usut Penyerangan...
Polisi Usut Penyerangan Sekolah di Momen Hari Guru Nasional
Rebutan Cewek, 2 Pelajar...
Rebutan Cewek, 2 Pelajar SMP Bertarung Pakai Celurit di Tambora
Aksi Brutal Kelompok...
Aksi Brutal Kelompok Pemuda Bersenjata Busur Serang Warga, 1 Pelajar Terkena Panah
Perkelahian di Makassar...
Perkelahian di Makassar Berujung Penyerangan, Satu Korban Terkena Anak Panah
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
23 menit yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
2 jam yang lalu
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
9 jam yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
10 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
12 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved