Komplotan Jambret Sadis Kota Kembang Diringkus Polisi

Kamis, 10 Agustus 2017 - 18:34 WIB
Komplotan Jambret Sadis...
Komplotan Jambret Sadis Kota Kembang Diringkus Polisi
A A A
BANDUNG - Agun alias Tres (25), raja jambret yang kerap beraksi di Kota Kembang diringkus Satreskrim Polrsstabes Bandung setelah sempat buron selama satu setengah bulan. Pelaku ditangkap di rumahnya Kampung Ciodeng, Desa Rancamanyar, Kabupaten Bandung, pada Rabu (9/8/2017) malam.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, Agun adalah otak dari penjambretan yang terjadi pada 22 Juni 2017 di depan Dukomsel, Jalan Ir H Djuanda (Dago).

Saat itu, Agun bersama M Zamil menjambret tas milik Rena Handayanti (27). Selain menjabret tas, Agun menendang sepeda motor korban yang dikendarai Muhammad Alfaris (30), suami Rena.

Akibatnya, kata Hendro, sepeda motor dan korban Alfaris serta Rena membentur pohon. Setelah dirawat selama tiga hari di RS Santo Boromeus, Jalan Dago, Kota Bandung, Alfaris meninggal dunia.

"Satreskrim bergerak cepat merespons kejadian ini dengan mengejar para pelaku. Sepekan setelah peristiwa itu, anggota menangkap M Zamil dan lima pelaku lainnya. Sedangkan Agun baru berhasil ditangkap kemarin malam," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kamis (10/8/2017).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, ujar Hendro, Agun merupakan residivis yang telah dua kali mendekam di lembaga pemasyarakatan (lapas) pada 2009 dan 2011 karena terlibat penjambretan dan penadahan barang hasil kejahatan.

Pelaku juga mengaku telah melakukan penjambretan sebanyak 60 kali di beberapa tempat di Kota Bandung. Tak hanya Agun, Satreskrim juga menangkap Rendi (22) yang merupakan anggota komplotan Agun.

Selain di Dago yang mengkibatkan korban Muhammad Alfaris tewas, tutur Hendro, pelaku Agun juga dicurigai sebagai pelaku jambret dengan korban seorang mahasiswi Nurhasanah (26) di depan Kantor Pemasaran Perum Buana Soetta, Kecamatan Cinambo, Jalan Soekarno-Hatta, pada Selasa (/8/2017) malam. Akibat dijambret, korban Nurhasanah mengalami luka parah, retak tengkorak kepala bagian belakang.

"Para pelaku, Agun.dan kawan-kawannya rata-rata melakukan 20 kali penjambretan dalam satu bulan. Komplotan ini tak punya pola waktu saat beraksi, baik pagi, siang, maupun malam hari. Mereka mengincar korban yang terlihat lemah dan beraksi dinlokasi yang dianggap aman," ujar Hendro.
(nag)
Berita Terkait
Tabrak Mobil dan Motor,...
Tabrak Mobil dan Motor, 2 Jambret HP di Tangsel Ditangkap Warga
Buka Lomba Digitalisasi...
Buka Lomba Digitalisasi Pasar 2025, Pramono: Copet dan Preman Perlahan-lahan Hilang
Pencopet di Demo Buruh...
Pencopet di Demo Buruh Depan DPR Diamankan
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Jeon Hye Bin Kecopetan...
Jeon Hye Bin Kecopetan Rp177 Juta di Ubud, Puji Polisi dan Jaga Citra Bali
Incar Anak Kecil, 2...
Incar Anak Kecil, 2 Penjambret Handphone di OKU Timur Ditangkap
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved