Ungkap Kasus Pengeroyokan Rico, Polisi Teliti Video

Jum'at, 28 Juli 2017 - 13:55 WIB
Ungkap Kasus Pengeroyokan...
Ungkap Kasus Pengeroyokan Rico, Polisi Teliti Video
A A A
BANDUNG - Satreskrim Polrestabes menyelidiki semua aspek untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan sejumlah oknum bobotoh sehingga menyebabkan korban Rico Andrean (22) meninggal dunia.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, anggota Satreskrim telah meneriksa delapan saksi, yakni lima teman dan tiga keluarga korban Ricko. Selain itu, petugas juga mempelajari video saat pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage pada Sabtu 22 Juli 2017.

"Sejumlah video beredar di YouTube. Salah satu video merekam adegan pengeroyokan terhadap korban Rico. Kami juga mempelajari status-status bobotoh di media sosial untuk mencari petunjuk," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (28/7/2017).

Hendro mengemukakan, pihaknya juga meminta bantuan panitia pelaksana pertandingan untuk memberikan data-data penonton yang membeli tiket secara online dan menempati tribun utara Stadion GBLA Gedebage yang merupakan lokasi kejadian pengeroyokan itu.

"Setelah kami melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang pada Rabu (26/7/2017). Kami menemukan beberapa petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku pengeroyokan terhadap Rico," ujar Hendro.

Dia mengimbau bobotoh Persib untuk membantu kepolisian dalam mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan Riko meninggal dunia itu. "Kami imbau bobotoh untuk memberikan informasi dan bukti-bukti terkait kasus ini agar bisa segera terungkap," tuturnya.

Seperti diberitakan, Rico Andrean (22), korban pengeroyokan sejumlah oknum bobotoh di Stadion GBLA Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 22 Juli 2017, meninggal dunia pada Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 10.25 WIB. Korban yang dikeroyok belasan orang saat pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija sedang turun minum babak pertama itu.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban sempat dirawat intensif selama lima hari di RS Santo Yusup, Cicadas, Kota Bandung. Akibat pengeroyokan itu, pemuda kelahiran Bandung 14 Juni 1995 ini menderita luka lebam di sekujur tubuh, wajah, belakang kepala, dan tak sadarkan diri.
(wib)
Berita Terkait
Miris! Jadi Korban Penikaman,...
Miris! Jadi Korban Penikaman, Siswa SMP Ini Harus Tanggung Biaya Berobat Rp15 Juta
Baharudin, Pelaku Utama...
Baharudin, Pelaku Utama Pengeroyokan dan Penusukan Pratu Sahdi Dibekuk
6 Pelaku Pengeroyokan...
6 Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Gorontalo Ditangkap, Sisanya Masih Buron
4 Remaja Manado Pelaku...
4 Remaja Manado Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas Dibekuk
Dikeroyok Orang Tak...
Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Mahasiswa Asing di Jogja Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam
6 Kali Tikam Korban,...
6 Kali Tikam Korban, 3 Pemuda Pelaku Penganiayaan di Tanjung Batu Diringkus Polisi
Berita Terkini
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
33 menit yang lalu
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
1 jam yang lalu
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
2 jam yang lalu
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
15 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
15 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved