Dipasung Orang Tua, Jumiati Mulai Dapat Perhatian Dinas Sosial Kobar

Rabu, 26 Juli 2017 - 14:00 WIB
Dipasung Orang Tua,...
Dipasung Orang Tua, Jumiati Mulai Dapat Perhatian Dinas Sosial Kobar
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Setelah diberitakan media, Jumiati (23) yang hidup dipasung oleh orang tuanya, kini mulai mendapat perhatian dari petugas Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Petugas Dinsos Kobar langsung mengunjungi rumah Jumiati di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel). Petugas Dinsos Kobar melakukan pendataan untuk diikutsertakan program BPJS Kesehatan.

"Ya tadi petugas Dinas Sosial berkunjung ke sini, mereka menanyakan apa Jumiati sudah punya BPJS Kesehatan, saya bilang belum. Terus semua data dibawa dan katanya mau langsung dibuatkan untuk proses pengobatannya nanti mulai observasi di rumah sakit," ujar ibu Jumiati, Sarnin (55) di rumahnya, Rabu (26/7/2017).

Tak hanya petugas Dinas Sosial, pihak aparat keamanan dari TNI-Polri juga memantau kondisi Jumiati yang masih dipasung. "Ya kami ke sini memantau kondisinya, karena ramai diberitakan di media. Karena ini kan dipasung, kita mau cari tahu kenapa bisa dipasung. Tapi setelah mendapat informasi dari pihak keluarga karena ini terpaksa kami maklumi, tapi kalau bisa jangan lama-lama karena kasihan juga," ujar anggota Bhabinkamtibmas Polres Kobar Bripka Sulis seusai meninjau langsung rumah Jumiati.

Ia mengatakan, supaya Jumiati tidak terlalu lama dipasung, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Kotawaringin Barat agar dicarikan solusinya dan segera mendapat perhatian pengobatan. "Kalau bisa kan secepatnya diobati supaya tidak terus terusan dipasung, kasihan juga."

Diberitakan sebelumnya, Jumiati harus hidup dipasung karena sering marah secara tiba-tiba dan menghancurkan seisi rumah. Pemasungan ini terpaksa dilakukan pihak keluarga karena takut Jumiati mengganggu orang lain dan pergi menghilang.

"Jangan berpikir yang tidak-tidak. Ini kami lakukan demi keselamatan Jumiati dan keselamatan semua orang. Karena kalau tidak dipasung bisa menghancurkan seisi rumah dan takut mengganggu orang lain. Ini baru kita pasung tiga hari setelah merusak kaca rumah tetangga dan sempat menghilang sepuluh hari dan balik sendiri," ujar Sarnin (55). (Baca juga: Dahulu Pelajar Berprestasi, Kini Hidup Dipasung ).
(zik)
Berita Terkait
Terkendala Biaya untuk...
Terkendala Biaya untuk Berobat, Kakek Penderita Gangguan Jiwa Ini Terpaksa Dipasung Keluarga
Melawan saat Ditangkap,...
Melawan saat Ditangkap, ODGJ Pelaku Pembunuhan di Sikka Tewas Ditembak
Kesal Ditegur, Orang...
Kesal Ditegur, Orang Dengan Gangguan Jiwa Acungkan Pisau ke Pemotor di Tangsel
Ngamuk di Tengah Jalan...
Ngamuk di Tengah Jalan Sambil Bawa Sabit, Pria Ini Gemparkan Warga Banyumas
Suami Idap Gangguan...
Suami Idap Gangguan Jiwa, Atik Berjibaku Hidupi 3 Anaknya
China Gempar, Viral...
China Gempar, Viral Video Perempuan Paruh Baya Dirantai di Leher
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
20 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved