Melawan saat Ditangkap, ODGJ Pelaku Pembunuhan di Sikka Tewas Ditembak
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 18:32 WIB
loading...
Romanus Resi (50), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pelaku pembunuhan dua warga Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT, Jumat (20/8) tewas ditembak polisi. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
SIKKA - Romanus Resi (50), orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ), pelaku pembunuhan dua warga Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (20/8) tewas ditembak polisi.
Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas karena Romanus menyerang petugas dengan parang saat akan ditangkap di salah satu gubuk warga. Baca juga: Mayat Karyawati Hotel yang Wajahnya Tertutup Bantal Diduga Dirampok Sebelum Dihabisi
Kapolres Sikka AKB Sajimin mengatakan, anggotanya terpaksa menembak pelaku karena melawan petugas dengan menggunakan parang. Petugas kemudian membawa pelaku ke Puskesmas Tanarawa untuk mendapat perawatan, namun dalam perjalanan, pelaku meninggal dunia.
"Tindakan tegas oleh petugas sudah sesuai prosedur. Pelaku diberikan tindak tegas sesuai prosedur. Tapi di perjalanan, nyawa pelaku tidak terselamatkan. Kaburnya pelaku membuat warga ketakutan sehingga kita membentuk tim guna menangkap pelaku.Saat ditangkap, pelaku malah melawan petugas dengan parang. Terpaksa petugas mengambil tindakan tegas," ujar Kapolres Sikka. Baca juga: ODGJ di Sikka Tebas Warga dengan Golok, 2 Meninggal dan 3 Lainnya Luka Berat
Jenazah pelaku sudah diserahkan kepada pihak keluarganya. "Jenazah kita sudah serahkan kepada keluarga pelaku untuk dikuburkan keluarga," pungkasnya.
Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas karena Romanus menyerang petugas dengan parang saat akan ditangkap di salah satu gubuk warga. Baca juga: Mayat Karyawati Hotel yang Wajahnya Tertutup Bantal Diduga Dirampok Sebelum Dihabisi
Kapolres Sikka AKB Sajimin mengatakan, anggotanya terpaksa menembak pelaku karena melawan petugas dengan menggunakan parang. Petugas kemudian membawa pelaku ke Puskesmas Tanarawa untuk mendapat perawatan, namun dalam perjalanan, pelaku meninggal dunia.
"Tindakan tegas oleh petugas sudah sesuai prosedur. Pelaku diberikan tindak tegas sesuai prosedur. Tapi di perjalanan, nyawa pelaku tidak terselamatkan. Kaburnya pelaku membuat warga ketakutan sehingga kita membentuk tim guna menangkap pelaku.Saat ditangkap, pelaku malah melawan petugas dengan parang. Terpaksa petugas mengambil tindakan tegas," ujar Kapolres Sikka. Baca juga: ODGJ di Sikka Tebas Warga dengan Golok, 2 Meninggal dan 3 Lainnya Luka Berat
Jenazah pelaku sudah diserahkan kepada pihak keluarganya. "Jenazah kita sudah serahkan kepada keluarga pelaku untuk dikuburkan keluarga," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :