Nasihin Masha Blusukan Jaring Aspirasi Warga Kabupaten Cirebon

Senin, 17 Juli 2017 - 21:48 WIB
Nasihin Masha Blusukan...
Nasihin Masha Blusukan Jaring Aspirasi Warga Kabupaten Cirebon
A A A
CIREBON - Calon Bupati Cirebon Nasihin Masha blusukan ke sejumlah tempat untuk menjaring aspirasi warga Kabupaten Cirebon, Senin (17/7/2017). Nasihin Masha atau yang lebih dikenal Ang Iing menemui pengrajin pande besi di Jemaras Kidul, pengrajin tape ketan di Bakung, dan pengrajin mainan anak-anak di Jemaras Kidul.

Selain itu Ang Iing juga melihat pembuangan sampah dan tinja di Cangkring. Dalam kesempatan yang sama Ang Iing juga bersilaturahim dengan Mamae Titin (85) sejarawan dan seniman legendaris Cirebon.

Dalam blusukan itu Ang Iing mendengarkan saran dan pendapat dari berbagai kalangan. Soal UMKM Ang Iing mendapati kondisi pande besi yang sedang menghadapi penurunan pesanan dan penurunan produksi. Produk mereka adalah cangkul, arit, parang, pisau, miniatur untuk souvenir, dan beragam produk pendukung untuk furnitur.

Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab kemerosotan mereka. Pertama, merosotnya industri rotan Jatiwangi berdampak langsung terhadap mereka. Selama ini mereka menjadi industri pendukung industri rotan.

Kedua, tiadanya pesanan dari pemerintah pusat yang biasanya sering membeli produk mereka. Ketiga, bangkrutnya mitra mereka yang membeli produk mereka. Keempat, kalah bersaing dengan cangkul produk industri maupun produk impor.

Ang Iing mengatakan tape ketan dari Bakung dan Cangkring lebih lezat dibandingkan dengan rasa tape ketan dari daerah lain. Manisnya lebih pas dan aroma yang lebih wangi.

"Karena itu tape ketan dari Bakung dan Cangkring ke depan akan lebih berkembang. Semua pihak di Cirebon harus mendukung mereka," kata Nasihin Masha dalam siaran pers yang dikirimkan ke SINDOnews, Senin (17/7/2017).

Ang Iing menyerukan tagline Cirebon Beli Cirebon. Ini untuk mendukung produk UMKM dari Kabupaten Cirebon. Pemerintah dan masyarakat harus bahu membahu.

UMKM, kata dia, memiliki peran sentral dalam ekonomi masyarakat. Pertama, jumlahnya besar. Kedua, menciptakan efek berantai terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Ketiga, menyerap tenaga kerja yang besar. Keempat, terbukti paling tangguh dalam menghadapi guncangan ekonomi. Kelima, menciptakan keadilan dan pemerataan ekonomi yang nyata dan paling sesuai dengan semangat Pancasila dan UUD 1945.

"Karena itu pemerintah harus memberikan insentif khusus bagi berkembangnya UMKM," timpalnya. Jenis UMKM, lanjut dia, selalu menjadi warna tersendiri di setiap komunitas masyarakat sehingga akan lebih berdaya tahan. Tiap desa memiliki jenis dan produk yang saling melengkapi.

"Ke depan Kabupaten Cirebon akan menguatkan konsentrasi jenis-jenis produk UMKM dengan dukungan pemerintah melalui dukungan modal, pelatihan, pembinaan, promosi, dan pemasaran. Dengan demikian tiap desa akan menjadi sentra-sentra ekonomi. Menjadi desa ekonomi sesuai dengan jenis dan produknya," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Jelang Pilkada 2024,...
Jelang Pilkada 2024, KPU Kabupaten Cirebon Buka Rekrutmen 6.599 Petugas Pantarlih
Terjun Kampanyekan Pilar...
Terjun Kampanyekan Pilar di Pilbup Cianjur, Cak Imin Serukan Ini
Komisi VI DPR dan Menteri...
Komisi VI DPR dan Menteri Koperasi Bahas Efisiensi Anggaran 2025 dalam Raker
Banjir Melanda Cirebon,...
Banjir Melanda Cirebon, Ribuan Warga Terdampak Akibat Hujan Intenstitas Tinggi
Putra Mahkota Cirebon:...
Putra Mahkota Cirebon: Pengukuhan Raden Raharjo Djali Tidak Sah
5 Hal Menarik dari Kesaksian...
5 Hal Menarik dari Kesaksian Abi, Teman Satu Sel Pelaku Kasus Vina Cirebon
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved