Misteri Candi Gedong Songo

Senin, 17 Juli 2017 - 05:00 WIB
Misteri Candi Gedong...
Misteri Candi Gedong Songo
A A A
Candi Gedong Songo adalah sebuah kompleks bangunan candi peninggalan Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi) di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Sesuai namanya di kompleks candi ini konon terdapat sembilan buah candi, namun kini candi yang ada hanya lima saja sedangkan empatnya hanya berupa puing atau pondasi saja yang tersebar sampai ke Puncak Gunung Ungaran. Banyak cerita dan misteri mengenai keberadaan candi di kompleks tersebut.

Candi yang berada di Kompleks Gedongsongo ini diperkirakan untuk pemakaman. Karena pada saat ditemukan di sekitar candi banyak terdapat abu. Sangat mungkin abu ini merupakan bekas pembakaran orang yang meninggal. Sesuai ajaran Hindu orang yang meninggal biasanya dibakar.

Didalam kompleks candi tersebut juga terdapat patung Hanoman. Menurut cerita warga setempat Gunung Ungaran tempat Candi Gedong Songo ini berdiri dahulu kala digunakan oleh Hanoman untuk menimbun Dasamuka dalam perang besar memperebutkan Dewi Sinta. Seperti diketahui dalam cerita pewayangan Ramayana yang tersohor itu Dasamuka telah menculik Dewi Sinta dari sisi Rama, suaminya.

Untuk merebut Sinta kembali pecahlah perang besar antara Dasamuka dengan bala tentara raksasanya melawan Rama yang dibantu pasukan kera pimpinan Hanoman. Syahdan dalam perang tersebut Dasamuka yang sakti tak bisa mati kendati dirajam berbagai senjata oleh Rama. Melihat itu Hanoman kemudian mengangkat sebuah gunung untuk menimbun tubuh Dasamuka. Jadilah Dasamuka tertimbun hidup-hidup oleh gunung yang kemudian hari disebut sebagai Gunung Ungaran.

Selain itu diyakini, jika Candi Gedong Songo dibangun oleh Ratu Sima. Konon, tiap kali menghadapi masalah yang pelik Ratu Sima bersemedi di candi ini agar mendapatkan jalan keluar yang terbaik dari sang pencipta.

Di kawasan cagar budaya Candi Gedong Songo ini juga terdapat mata air dengan kepulan asap yang berbau menyengat. Konon, air ini bisa menyembuhkan penyakit kulit yang diderita seseorang. Mata air keramat itu dulunya digunakan Nyai Gayatri, perempuan asal Pulau Dewata. Berdasarkan cerita semasa hidupnya Nyai Gayatri adalah dayang Ratu Sima. Dia pun ditugasi oleh Ratu Sima untuk menjaga mata air yang mengandung belerang itu.

Di candi Gedong Songo juga terdapat berbagai arca seperti Syiwa Mahaguru, Syiwa Mahadewa, Syiwa Mahakala, Durgamahesasuramardhani dan Ganesya. Arca-arca tersebut digunakan tempat pemujaan umat Hindu. Juga ditemukan Lingga dan Yoni yang merupakan ciri khas Candi Hindu di Indonesia.

Sumber :

- Wikipedia
- C
oretanpetualang blogspot
(sms)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
1 jam yang lalu
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
4 jam yang lalu
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
7 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
8 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
8 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved