Pemkab Karawang Potong Tunjangan PNS yang Bolos Kerja

Minggu, 02 Juli 2017 - 09:48 WIB
Pemkab Karawang Potong...
Pemkab Karawang Potong Tunjangan PNS yang Bolos Kerja
A A A
KARAWANG - Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Asep Aang mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang untuk kembali bekerja pada hari pertama setelah libur panjang yaitu Senin 3 Juli 2017.

Jika ditemukan masih ada ASN yang bolos bekerja pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas berupa pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP). BKPSDM akan menerjunkan tim khusus untuk mengawasi ASN yang bolos bekerja.

"Biasanya hari pertama masuk kerja setelah lebaran ada saja ASN yang malas bekerja makanya kita menerjunkan tim pengawas. Jika ada yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas tentu kita anggap dia membolos dan akan kita berikan sanksi sesuai PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Sanksi yang kita berikan selain pemotongan TPP juga ada sanksi administratif lainnya," kata Aang, Minggu (2/7).

Menurut Aang, pihaknya akan segera menerjunkan tim pengawas pada hari pertama kerja untuk menghitung jumlah ASN yang masuk kerja terutama pada dinas-dinas yang memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Saat ini BKPSDM sudah melakukan pemetaan dinas-dinas yang dinilai paling berpotensi pegawainya yang membolos.

"Kita ada tim monev sebelum dan sesudah lebaran. Tim tersebut akan melakukan inspeksi ke setiap OPD. Terutama yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Hasil dari inspeksi ini akan kita laporkan kepada bupati nanti kita serahkan kepada bupati untuk memutuskan," katanya.

Aang juga mengatakan berdasarkan imbauan dari Kemenpan Pemkab Karawang tidak boleh memberikan cuti tambahan kepada ASN. Pemkab Karawang hanya bisa memberikan cuti tambahan kepada ASN karena alasan sakit atau akan menikah.

"Para ASN itu cutinya dari tanggal 23, 27,28,29, dan 30 Juni 2O17. Saya rasa itu sudah sangat cukup. Kalaupun ingin nambah cuti itu harus dengan alasan yang sangat kuat seperti akan menikah atau sakit," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Atasi Banjir Karawang,...
Atasi Banjir Karawang, Pemkab Perlu Dukungan Provinsi dan Pusat
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad...
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad Zamaksyari Didesak Mundur
Miris! Bantuan Tak Merata,...
Miris! Bantuan Tak Merata, Korban Banjir di Jenebin Karawang Meminta-minta di Jalan
Kelelahan Setelah Kejar...
Kelelahan Setelah Kejar Target Vaksinasi, Tenaga Vaksinator Karawang Dapat Libur Seminggu
Pengungsi Banjir di...
Pengungsi Banjir di Karawang Mengemis, Distribusi Logistik Bakal Dievaluasi
Pemkab Karawang Sambut...
Pemkab Karawang Sambut Pembangunan Jalan Tol Sentul Selatan - Karawang Barat
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
5 jam yang lalu
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
6 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
6 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
14 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
16 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
18 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved