Gubernur Bali Dorong Gerakan Stop Penyebaran HIV-AIDS

Jum'at, 19 Mei 2017 - 21:33 WIB
Gubernur Bali Dorong...
Gubernur Bali Dorong Gerakan Stop Penyebaran HIV-AIDS
A A A
DENPASAR - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengajak seluruh masyarakat untuk berusaha dan bekerja lebih keras dalam upaya menyetop penyebaran HIV-AIDS. Pastika mengungkapkan, meski berbagai upaya telah dilakukan, namun hingga saat ini penyebaran HIV-AIDS masih cukup mengkhawatirkan. Karena diprediksi masih banyak kasus HIV-AIDS belum terungkap.

"Dari estimasi jumlah penderita sebanyak 26 ribu, hingga saat ini yang terdata dan terjangkau pelayanan baru sebanyak 15.200 orang," katanya di Denpasar, Jumat (19/5/2017).

Untuk itu, Pastika mendorong kerja keras seluruh komponen untuk menggali kasus HIV-AIDS yang masih terpendam.

Pihaknya juga minta masyarakat menunjukkan empati dan simpati yang tulus terhadap Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA).

Menurut dia, sikap ini diyakini dapat mencegah niat negatif ODHA untuk menularkan penyakitnya dengan sengaja kepada orang lain.

Pastika juga mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan lembaga dan kelompok masyarakat yang aktif dalam upaya pencegahan HIV-AIDS.

Dia menilai berbagai upaya tersebut telah membuahkan hasil dan mampu mengendalikan laju epidemi HIV-AIDS.

"Melalui berbagai upaya, angka infeksi baru berhasil diturunkan 10 persen. Itu merupakan hasil yang sangat menggembirakan," ujarnya.

Dia juga kembali mengingatkan agar masyarakat menghindari faktor risiko penularan HIV-AIDS seperti hubungan seks bergonta ganti pasangan dan pemakaian jarum suntik pada pecandu narkoba.

Sementara itu, Koordinator Pokja Promosi, Pencegahan dan Hubungan Masyarakat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali N Mangku Karmaya mengungkap fakta tentang penyebaran HIV-AIDS yang makin mencemaskan.

Sejak ditemukan pertama kalinya pada tahun 1987, hingga Desember 2016 tercatat 15.200 kasus HIV-AIDS di Pulau Dewata.

Meski demikian, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, jumlah kasus kematian akibat penyakit ini makin menurun setiap tahunnya.

“Penerimaan masyarakat terhadap ODHA juga makin baik,” imbuhnya. Melalui malam renungan ini pihaknya ingin menekan stigma negatif masyarakat terhadap ODHA.

MRAN Tahun 2017 yang diikuti seribu peserta dari sejumlah elemen masyarakat mengangkat tema ‘Ending AIDS Together’.
(sms)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
beberapa waktu yang lalu
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
2 jam yang lalu
Embung Kekinian di Jakarta,...
Embung Kekinian di Jakarta, Bukan Sekadar Tempat Menampung Air Hujan
10 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Telan Anggaran Rp380 Juta
10 jam yang lalu
Ingat! Besok Tidak Ada...
Ingat! Besok Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin
11 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved