Sejak Diluncurkan, DKI Sebut Realisasi BNPT Sebesar 66,15%

Rabu, 17 Mei 2017 - 12:00 WIB
Sejak Diluncurkan, DKI...
Sejak Diluncurkan, DKI Sebut Realisasi BNPT Sebesar 66,15%
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku sudah merealisasikan program Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) pada Februari lalu. Bahkan program tersebut telah direalisasikan sekitar 66,15 % kepada 214.249 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Kata dia, pemberian bantuan ini dikucurkan kepada fakir miskin dan anak telantar yang menjadi tanggung jawab negara.

"Di masa lalu, bantuan itu condong bocor. Banyak dikorupsi. Karena bantuan itu tunai. Mereka korupsi melalui mutu atau kualitas barang," tandas Djarot saat Sosialisasi dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Dengan adanya BNPT ini, kata mantan Wali Kota Blitar ini, KPM dapat memilih kualitas barang. Mereka bisa memilih kualitas beras dan gula.

Selain itu, transaksi BNPT seperti ini dapat terlacak. Tidak bisa disalahgunakan karena hanya bisa untuk membeli kebutuhan pangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan mengatakan, BNPT diberikan kepada KPM yang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Selain itu, program ini menjadi salah satu ujung tombak pengentasan kemiskinan di DKI Jakarta.

"Penerima KKS ini merupakan warga miskin DKI yang mencairkan bantuan non tunai melalui e-Warong atau agen Bank," ujar Masrokhan.

Masrokhan menambahkan, bantuan senilai Rp110.000 per bulan kepada KPM. Nanti penerima BNPT bisa menukarkannya dengan beras 10 Kg yang seharga Rp8.500/Kg dan gula 2 Kg seharga Rp12.500/Kg.

Berdasarkan data kemiskinan yang dimiliki Dinas Sosial, saat ini ada 214.249 KPM by name by address yang akan mendapatkan BNPT.

"KPM akan menerima bantuan non tunai melalui KKS. Jadi bantuan akan sampai langsung ke penerima. Si penerima tinggal mencairkannya dengan membelikan beras dan gula di agen bank atau e-Warong," kata Masrokhan.
(mhd)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
3 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
5 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
7 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
7 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
8 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
8 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved