PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Senin, 01 Juli 2024 - 07:55 WIB
loading...
PDIP masih menggodok kader internal untuk diusung di Pilgub DKI Jakarta 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim mengatakan, pihaknya masih fokus untuk mengerucutkan nama dari kader internal untuk didukung di Pilkada Jakarta 2024 .
Adapun nama yang digodok seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi hingga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa.
"Terkait dengan Pilkada Jakarta, kami masih fokus mengerucutkan nama dari internal kader kami, diantaranya Pak Djarot, Pak Ahok, Prastio Edi Marsudi, Charles Honoris, Bu Risma maupun Pak Andika Perkasa. Ini yang jadi prioritas kami hari-hari ini," kata Chico, Senin (1/7/2024).
Baca juga: Ahok Mengaku Jauh Lebih Siap Bila Dapat Kesempatan Maju Jadi Gubernur Jakarta Lagi
Setelah itu, kata Chico, pihaknya akan serius menjejaki komunikasi dengan partai politik (parpol) lain. Ia menjelaskan, hal itu dilakukan lantaran tak ada satu parpol pun yang bisa mengusung paslon cagub-cawagub sendiri di Pilkada Jakarta 2024.
Adapun nama yang digodok seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi hingga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa.
"Terkait dengan Pilkada Jakarta, kami masih fokus mengerucutkan nama dari internal kader kami, diantaranya Pak Djarot, Pak Ahok, Prastio Edi Marsudi, Charles Honoris, Bu Risma maupun Pak Andika Perkasa. Ini yang jadi prioritas kami hari-hari ini," kata Chico, Senin (1/7/2024).
Baca juga: Ahok Mengaku Jauh Lebih Siap Bila Dapat Kesempatan Maju Jadi Gubernur Jakarta Lagi
Setelah itu, kata Chico, pihaknya akan serius menjejaki komunikasi dengan partai politik (parpol) lain. Ia menjelaskan, hal itu dilakukan lantaran tak ada satu parpol pun yang bisa mengusung paslon cagub-cawagub sendiri di Pilkada Jakarta 2024.
Lihat Juga :