Diserang Tumor Ganas, Nasifa Butuh Bantuan Dermawan

Selasa, 02 Mei 2017 - 08:25 WIB
Diserang Tumor Ganas,...
Diserang Tumor Ganas, Nasifa Butuh Bantuan Dermawan
A A A
PEKALONGAN - Nasifa (8), warga Pekalongan, Jawa Tengah, hanya bisa tergolek lemah di tempat tidur karena diserang tumor ganas tulang sekitar satu tahun. Siswi kelas 3 SD ini pun harus putus sekolah akibat sakit yang terus menggerogoti tubuh mungilnya.

Awal penderitaan Nasifa tersebut terjadi saat dia jatuh di sekolah tahun lalu. Ketika pulang ke rumah, dia tidak segera diobati. Hal ini karena minimnya biaya dan Nasifa takut dipijit.

"Anak saya Nasifa awalnya jatuh di sekolah namun tidak berani bilang, karena takut dipijit atau diobati. Setelah itu membengkak dan kami bawa ke rumah sakit ternyata ada tumor ganas," kata Warno, ayah Nasifa.

Beberapa waktu kemudian terjadi pembengkakan dan ada benjolan. Setelah diperiksa di sebuah klinik dan diketahui adanya benjolan yang diduga tumor, Nasifa dibawa ke rumah sakit. Ternyata, dia diserang tumor ganas tulang, sehingga langsung diberi rujukan untuk pengobatan ke RS Kariadi Semarang.

Pengobatan tidak berkelanjutan dan tidak maksimal karena tak ada biaya. Akhirnya, Nasifa hanya dirawat di rumah. Sejak saat itu benjolan pada tangan kiri anaknya itu terus membesar .

Ibu Nasifa, Indriyanti mengatakan selama ini pengobatan anaknya harus ditanggung sendiri karena tak ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Pemerintah Kabupaten Pekalongan pernah menjanjikan pembuatan BPJS namun hingga kini tak ada kejelasannya. Selain itu juga keberatan biaya hidup yang harus ditanggung selama masa pengobatan di Semarang," ujarnya.

Kini, Nasifa hanya dirawat di rumah yang sangat sederhana, berdinding bambu, berlantai tanah, dan atapnya pun bocor. Rumah Nasifa di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Pekalongan berada di lokasi rob yang kanan dan kirinya terendam.

Orang tua Nasifa pun berharap ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatan anaknya. Sementara, sejumlah warga yang peduli memberikan bantuan ala kadarnya kepada keluarga kurang mampu ini. Bantuan berupa makanan, sembako, dan sejumlah uang. Namun, hal itu belum mencukupi untuk biaya pengobatan.
(zik)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
34 menit yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
1 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
11 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
11 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved