Tim Saber Pungli Tunggu Laporan Terkait Amplop Pejabat Jelang Pilkades

Jum'at, 21 April 2017 - 16:28 WIB
Tim Saber Pungli Tunggu...
Tim Saber Pungli Tunggu Laporan Terkait Amplop Pejabat Jelang Pilkades
A A A
MUARA DUA - Tim saber pungli Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan masih menunggu laporan masuk terkait adanya peredaran amplop berisi uang Rp300 ribu menjelang Pilkades di OKU Selatan.

Ketua Tim Saber Pungli OKU Selatan, Kompol Hadi Saepudin mengaku belum menerima laporan dari panitia dan calon merasa dirugikan karena insiden tersebut. Sehingga pembagian uang yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut tak diproses.

"Kami sifatnya hanya sebatas menunggu laporan dari bawah apakah dari panitia, dan calon. karena tidak ada laporan tidak diproses. Informasinya dua calon sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan sepakat tak melapor," tandasnya.

Sebelumnya peredaran amplop milik pejabat Kota Palembang, saat menjelang waktu pencoblosan Pilkades di beberapa tempat menimbulkan polemik di tengah masyarakat Bumi Serasan Seandanan.

Salah seorang warga di OKU Selatan berinisial NR sangat menyayangkan, pembagian amplop dalih zakat sampai terjadi ketika menjelang detik-detik waktu pencoblosan Pilkades. Karena dampaknya selain merusak konsentrasi pemerintah daerah dan semua pihak melaksanakan Pilkades serentak ada prasangka di kedua calon Kepala Desa (Kades).

"Paling penting Insiden penemuan ini berdanpak menimbulkan saling curiga diantara kedua calon. Padahal sebelumnya suasana politik berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada kekisruhan. Saya kira ini harus menjadi pelajaran oknum tersebut agar tidak sampai terjadi lagi di Pilkades dilaksanakan kedepanya," katanya, Jum'at (21/4/2017).

Dia mengatakan, pembagian uang apapun dalihnya sungguh tidak bisa dibenarkan. Apalagi, dilakukan pejabat sekelas Kepala Dinas (Kadis) tentu sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan tinggi. Apalagi, waktu melakukan pembagian zakat dan sekedah dilaksanakan hanya beberapa hari saja ketika menjelang Pilkades serentak OKU Selatan.

"Walaupun memang zakat tidak dibenarkan karena Pilkades sangat sensitif dan lebih sensitif dari Pileg dan Pilpres hingga Pilkada. Bersangkutan tentu akan lebih memahami kondisi ini. Apalagi, pesta demokrasi di desa berhubungan langsung dengan masyarakat ditingkat bawah yakni, desa," jelasnya.

Menurutnya, insiden sempat menggemparkan masyarakat di Kabupaten OKU Selatan tersebut setidaknya mencederai upaya dan usaha tengah dilakukan pemerintah desa, kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten OKUS serta struktur kepanitiaan dalam melaksanakan Pilkades secara jujur dan adil.

Dia mendesak pihak terkait tidak hanya tinggal diam menyikapi insiden tersebut. Perlu ada sanksi tegas agar kejadian tersebut tidak terulang. Agar kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bersama dan jangan sampai membuat resah masyarakat.

"Kami kira bukan kedua calon salah, oknum inilah harusnya mengakui kesalahanya. Karena akibat insiden tersebut situasi Pilkades sempat panas, kedua calon sempat saling curiga. Beruntung bisa diselesaikan pemerintah kecamatan. Situasi yang seperti ini harusnya menjadi bahan pertimbangan bersangkutan dan pihak lainnya," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
KPK Selidiki Pencucian...
KPK Selidiki Pencucian Uang Eks Bupati Probolinggo melalui Kadis hingga Camat
Dugaan Korupsi, Kejati...
Dugaan Korupsi, Kejati Sumsel Periksa Tiga Pejabat KONI
Kasus Korupsi Proyek...
Kasus Korupsi Proyek Jalan, Jaksa Eksekusi Terpidana Andi Tejo Sukmono
Tersangka Korupsi, Begini...
Tersangka Korupsi, Begini Penampakan Bupati Kapuas dan Istri dengan Rompi KPK dan Borgol
Eks Kepala Desa yang...
Eks Kepala Desa yang Korupsi Dana APBDes Rp641 Juta Berakhir Tragis
Diduga Korupsi Dana...
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Ditahan Kejari OKI
Berita Terkini
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
10 menit yang lalu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
34 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
38 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved