Puluhan Unit Mesin Tambang Ilegal Dibakar Petugas
Sabtu, 15 April 2017 - 00:59 WIB
Puluhan Unit Mesin Tambang Ilegal Dibakar Petugas
A
A
A
BUNGO - Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo, Jambi membuat aparat kepolisian Polres Bungo dan Kodim 0416 Bute, melakukan razia ke lokasi PETI yang berada di Dusun Danau Buluh, Kecamatan Pasar, Jumat (14/4/2017).
Razia langsung dipimpin Kapolres Bungo AKBP Asep Amar Permana. Namun, sesampai di lokasi tersebut aparat gabungan tak menemukan satu pun pekerja tambang yang berada di lokasi tambang.
Karena tak menemukan para pekerja dan hanya menemukan peralatan untuk penambang, aparat gabungan akhirnya membakar puluhan alat untuk penambangan PETI, seluruh peralatan yang berkaitan dengan PETI dibakar dan ditenggelamkan ke dalam sungai.
Kapolres Bungo AKBP Asep Amar Permana dikonfirmasi awak media seusai razia PETI mengatakan, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin tersebut sudah meresahkan dan mencemari lingkungan.
"Diduga razia kali ini sudah diketahui oleh pekerja dan pemilik tambang, makanya saat kami tiba, tak satu pun ditemukan pemilik maupun pekerja tambang, namun kita membakar alat untuk penambangan emas tersebut agar tidak ada lagi aktivitas di lokasi ini," pungkas Kapolres.
Razia langsung dipimpin Kapolres Bungo AKBP Asep Amar Permana. Namun, sesampai di lokasi tersebut aparat gabungan tak menemukan satu pun pekerja tambang yang berada di lokasi tambang.
Karena tak menemukan para pekerja dan hanya menemukan peralatan untuk penambang, aparat gabungan akhirnya membakar puluhan alat untuk penambangan PETI, seluruh peralatan yang berkaitan dengan PETI dibakar dan ditenggelamkan ke dalam sungai.
Kapolres Bungo AKBP Asep Amar Permana dikonfirmasi awak media seusai razia PETI mengatakan, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin tersebut sudah meresahkan dan mencemari lingkungan.
"Diduga razia kali ini sudah diketahui oleh pekerja dan pemilik tambang, makanya saat kami tiba, tak satu pun ditemukan pemilik maupun pekerja tambang, namun kita membakar alat untuk penambangan emas tersebut agar tidak ada lagi aktivitas di lokasi ini," pungkas Kapolres.
(zik)