Ujicoba Penghapusan Ganjil-Genap, Kemacetan di Gatot Subroto Meningkat

Selasa, 11 April 2017 - 19:29 WIB
Ujicoba Penghapusan...
Ujicoba Penghapusan Ganjil-Genap, Kemacetan di Gatot Subroto Meningkat
A A A
JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah menuturkan, ganjil genap di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan yang telah dilakukan sejak Senin (9/4) itu sebenarnya bukan dihapus. Sebab, untuk menghapus diperlukan Surat Keputusan (SK) Gubernur.

Dia menilai, bila penghapusan ganjil-genap merupakan langkah ujicoba untuk mengurai kemacetan di kawasan Gatot Subroto arah Cawang dan sebaliknya akibat adanya pembangunan infrastruktur Light Rail Transit (LRT), Fly Over Pancoran dan underpass di Kuningan. Itu pun hanya berlaku pada pagi hari.
(Baca juga: Pembangunan LRT dan Flyover, Ganjil-Genap Sementara Waktu Ditiadakan )

Andri mengakui, ujicoba penghapusan ganjil-genap hari kedua, kemacetan bertambah sedikit dari biasanya. Namun, dia bersama Dirlantas Polda Metro Jaya baru akan memaparkan hasilnya saat evaluasi ujicoba yang dilakukan selama satu pekan. "Nanti kami (Dirlantas-dishub) akan mengevluasinya. Kalau kemacetan bertambah parah, ya kami akan cari cara lain," kata Andri saat dihubungi kemarin.

Andri menjelaskan, selain menghapus ganjil-genap, pihaknya bersama Dirlantas juga melakukan kebijakan contra flow di tol dalam kota. Termasuk merekayasa lalu lintas dengan mengalihkanya ke jalur alternatif sekitar kawasan pembangunan. "Kami terus berupaya untuk mengurai kemacetan yang terjadi saat ini. Kondisi lalu lintas akan normal setelah pembangunan selesai dilakukan," pungkasnya.

Terkait penerapan Elektronik Road Pricing (ERP) sebagai pengganti sistem ganjil-genap, Andri menyatakan saat ini prosesnya masih dalam lelang. Idealnya, kata dia, sistem ganjil-genap baru akan dihapus setelah ERP diberlakukan. (Baca juga: Penghapusan Ganjil-Genap, Bukti Tak Adanya Rencana Pembangunan )

Sebab, dengan adanya ganjil-genap, pengendara pribadi akan terbiasa ketika ERP diberlakukan. "Kemacetan saat ini seharusnya menjadi momen agar pengendara pribadi menggunakan angkutan umum. Tapi ya kita lihat nanti hasil ujicobanya," ungkapnya.
(pur)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Kurang Sosialisasi,...
Kurang Sosialisasi, Ganjil Genap di Kota Bogor Belum Efektif
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
43 menit yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
43 menit yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
1 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
1 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
2 jam yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved