Sebut Ada Bom di Bandara, Wakil Rektor IAIN Diamankan Polisi

Rabu, 05 April 2017 - 17:38 WIB
Sebut Ada Bom di Bandara,...
Sebut Ada Bom di Bandara, Wakil Rektor IAIN Diamankan Polisi
A A A
PALOPO - Bandar Udara (Bandara) I Lagaligo Bua dihebohkan dengan ulah salah seorang oknum Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo Ahmad Syarief Iskandar. Ahmad Syarief Iskandar yang juga dosen di IAIN Kota Palopo menyebutkan ada bom saat diperiksa petugas Bandara Bua, Rabu (5/4/2017) sekira pukul 10.00 Wita.

Ulah dosen ini membuat petugas bandara dan penumpang yang mengetahui kabar ini panik. Meski setelah itu, Ahmad Syarief Iskandar mengatakan hanya bercanda namun petugas dan penumpang di Bandara Bua tetap merasa tidak aman.

Guna memastikan kondisi Bandara Udara I Lagaligo Bua benar-benar aman dari Bom, petugas bandarapun melaporkan kejadian ini ke Polsek Bua.

Seketika itu juga Kapolsek Bua, AKP Rafli, bersama sejumlah personelnya mendatangi TKP dan memeriksa Dosen IAIN Palopo beserta bawaannya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya bom atau sejenisnya dalam koper besar milik Dosen Fakultas Ekonomi.

Menyadari perbuatan tersebut telah meresahkan masyarakat umum khususnya pihak Bandara Bua dan seluruh penumpangnya saat itu, Polsek Bua, tetap mengamankan pelaku ini dan membawanya ke Polres Luwu.

Selain itu, kejadian ini juga dikoordinasikan pihak Polres Luwu ke Kodim 1403/Sawerigading guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepada KORAN SINDO, Kapolsek Bua, AKP Rafli, menjelaskan kronologi kejadiannya, saat dosen ini memasuki ruangan pemeriksaan X Ray dan pemeriksaan dengan alat detektor oleh petugas, alat tersebut berbunyi.

"Seketika itu, dosen mengatakan ada bom, katanya dia bercanda namun itu membuat petugas panik termasuk penumpang yang mengetahui kabar ini, petugas bandara kemudian melaporkan ke kami," ujar Rafly.

Setelah diperiksa, diduga alat detektor milik petugas berbunyi bandara berbunyi karena menangkap adanya barang yang dilarang masuk ke area bandara. "Katanya korek gas, namun saat ini masih kami periksa," ujarnya.

Ditemui di ruangan Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Hatta, dosen IAIN Palopo ini membenarkan informasi diatas. Dirinya mengaku hanya bercanda dan menegaskan tidak ada bom di Bandara Bua.

"Saya hanya bercanda Pak, saya tidak tahu jika akan seperti ini, karena saya anggap hanya candaan biasa, nanti setelah saya di bawa dari Bandara Bua ke Polres, saya buka di google ternyata tidak boleh, saya minta maaf, tidak ada bom," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Hatta, mengatakan akan mempelajari kasus ini. Menurutnya apa yang telah dilakukan oleh Ahmad Syarief Iskandar bisa saja dikenakan pelanggaran pidana yang terjadi yakni Pasal 437 Undang-undang Penerbangan.

Di UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, sanksi sesuai Pasal 437, Ayat 1, setiap orang yang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud Pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

Namun bila candaan itu kemudian mengakibatkan matinya seseorang, sesuai ayat 3 Pasal tersebut, pelaku bisa dipidana maksimal 15 tahun penjara," ujarnya.

Menurut Kepala Bandara Bua, Syarifuddin, kejadian tersebut tidak berdampak pada jadwal penerbangan pesawat dari Bua-Makassar. "Penebangan di Bandara Bua hanya sekali sehari, kejadian kemarin sebelum pemberangkatan penumpang, namun kondisi tersebut tidak mengganggu jadwal penerbangan, tidak ada delay," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
25 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Putri KW Sendirian di Tunggal Putri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved