Miris, 20 Tahun Warga Lebak Dirantai oleh Keluarga

Senin, 03 April 2017 - 15:08 WIB
Miris, 20 Tahun Warga...
Miris, 20 Tahun Warga Lebak Dirantai oleh Keluarga
A A A
LEBAK - Nasib Mat Entus (52) sungguh tragis dan memilukan. Pria asal Kampung Pasir Eurih, Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, dipasung oleh keluarganya selama 20 tahun. Ironisnya, gangguan kejiwaan yang dialaminya diduga disebabkan tekanan dari orangtuanya.

Bapak tiga orang anak itu dipasung menggunakan rantai yang sudab berkarat di kedua kakinya. Dia di tempatkan di sebuah gubuk beratapkan terpal, beralaskan tanah berukuran 4x4 meter yang berada di belakang rumahnya.

Menantu Mat Entus, Lissiyawati (31) mengatakan, pihak keluarga terpaksa melakukan pemasungan lantaran keluarga khawatir ayah mertuanya tersebut melukai diri sendiri dan oranglain yang ada disekitarnya.

"Kalau dipasungnya sudah 20 tahunan. Awalnya keluarga takut kalau dibiarin, suka teriak-teriak setiap malamnya, nyekikin orang. Terutama sama orangtuanya yang suka ngebanding-bandingin (kesuksesannya) sama orang lain,," kata Lis kepada SINDOnews, Senin (3/3/2017).

Pihak keluarga, kata Lis, sudah berusaha membawa Mat Entus untuk menjalani pengobatan ke Rumah Sakit di Lebak maupun pengobatan tradisonal hingga ke Jawa Timur. Namun, prilaku Mat Entus semakin aneh hari demi hari.

"Sebelum kaya gini, bapak kerja jadi kuli pengangkut pasir di sungai Ciujung. Anak-anaknya sekarang pada kerja di Jakarta, kalau emak (Istri Mat Entus) kerja di Kawaraci jadi Pembantu," ujar ibu tiga orang anak itu.

Saat ini, pihak keluarga hanya bisa memberikan obat penenang yang diberikan oleh pihak Puskesmas Cibadak. Hasilnya, saat ini Mat Entus sudah mulai tenang dan lebih bersih seteleh mendapatkan penanganan yang lebih manusawi sejak dua bulan lalu.

"Dulunya keluarga mau nutupin, tapi semenjak saya jadi kader puskesmas saya berusaha buat ngejelasin kepada keluarga. Alhamdulillah sekarang sudah engga teriak-teriak, makan teratur, udah mulai mengenali orang," tuturnya.

Pihak dokter puskesmas Sopiah Mamat mengatakan, Mat Entus didiagnosa mengalami skizofrenia dan butuh penanganan medis serius dengan memberikan pengobatan yang serius.

"Sudah kita berikan obat penenang dan selalu dikontrol. Untuk lepas dari pemasungan, pihak keluarga masih ketakutan. Sebab, tidak ada laki-laki dirumah untuk merawatnya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Yang Waras Ngalah: Kenangan...
Yang Waras Ngalah: Kenangan dan Hikmah Sowan Abah Anom
Teror Pria Berkeliaran...
Teror Pria Berkeliaran Bawa Sabit Gegerkan Warga Purbalingga
Sambil Tertawa, Pria...
Sambil Tertawa, Pria Ini Terjun dari Lantai II Pasar Beringharjo
Salah Apa, Tetangga...
Salah Apa, Tetangga Tega Pukul Nenek Soleha hingga Tewas
Orang Gila di Bali Ngamuk,...
Orang Gila di Bali Ngamuk, 1 Tewas dan 3 Luka
Heboh Orang Gila Bakar...
Heboh Orang Gila Bakar Lumbung Padi di Kabupaten Enrekang
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
24 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved