Musrenbangwil, Bupati Kudus Tampilkan Inovasi Pelayanan Publik

Selasa, 14 Maret 2017 - 20:27 WIB
Musrenbangwil, Bupati...
Musrenbangwil, Bupati Kudus Tampilkan Inovasi Pelayanan Publik
A A A
KUDUS - Pameran UMKM, pendidikan, dan inovasi saat musyawarah perencanaan pembangunan wilayah (Musrenbangwil) digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (14/3/2017). Bupati Kudus Musthofa menampilkan berbagai inovasi yang telah digagasnya di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan kepala daerah lain yang hadir.

Sejumlah inovasi tersebut di antaranya aplikasi K-119 untuk kegawatdaruratan bidang kesehatan, aplikasi Menara (menjaga amanah rakyat) untuk kemudahan layanan publik, dan Sipintar (sistem informasi pendidikan nusantara) sebagai jembatan komunikasi antara guru/sekolah dengan siswa, serta orang tua/wali.

”Dengan Sipintar, orang tua/wali murid bisa mendapat kenyamanan dan kepastian mengenai kondisi pembelajaran bagi anaknya,” kata Musthofa pada Musrenbangwil se-Eks Karesidenan Pati itu.

Aplikasi Menara digunakan untuk memberikan penilaian kinerja bagi organisasi perangkat daerah (OPD). Masyarakat bisa memberikan penilaian kepuasan atas kinerja perangkat pemerintah. Hasil rekap sistem inilah yang akan menentukan prestasi kerja OPD yang berpengaruh terhadap besaran tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Kebijakan berani tersebut diambil dengan pertimbangan karena postur APBD Kabupaten Kudus sangat ideal. Belanja pegawai 37% di tahun 2016 dan 41% di tahun 2017.

”Karena kami memegang prinsip untuk ngayomi, ngayemi, dan ngayani. Kami ingin memberikan TPP yang tertinggi se-Jawa Tengah atas kinerja OPD saya,” ujarnya.

Musthofa menambahkan bahwa dengan dialihkannya kewenangan pengelolaan SMA/SMA negeri ke provinsi, anggaran yang dibutuhkan tentu lebih besar. APBD provinsi yang belum cukup untuk membiayai seluruh kegiatan pendidikan ini, kini menjadi problem tersendiri.

Untuk mencukupi biaya tersebut, Musthofa berkomitmen memberikan perhatian terhadap masa depan anak bangsa. Caranya dengan meng-cover kekurangan biaya SMA/SMK dengan diambilkan dari APBD Kabupaten.

Musrenbangwil dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi anggota DPRD Pemprov Jateng, anggota DPD, akademisi, dan kepala OPD Pemprov Jateng. Sedangkan tiga kepala daerah (Pati, Rembang, Blora) dihadiri bupati masing-masing, kecuali Jepara yang dihadiri wakil bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar ingin membuat konsensus untuk membangun Jawa Tengah. Upaya membangun Jateng ini salah satunya dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini mengingat, angka kemiskinan di 15 kabupaten/kota masih cukup tinggi. ”Dan Kudus ini angka kemiskinannya rendah dengan indeks pembangunan manusia (IPM) sangat tinggi,” kata Ganjar.

Akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip) Teguh Yuwono yang hadir dalam acara itu mengatakan, permasalahan di setiap daerah sangat banyak. APBD yang tersedia tidak mungkin cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

Untuk itu dibutuhkan adanya peran aktor lain untuk terlibat. ”Yaitu aktor pemerintah, pengusaha, dan tentunya masyarakat sebagai pelaku. Dan saya yakin Pak Gubernur, Pak Musthofa dan bupati yang lain tentu sudah melakukan upaya tersebut,” ujarnya.
(poe)
Berita Terkait
Sanksi Masuk Kamar Mayat...
Sanksi Masuk Kamar Mayat Bagi Pelanggar Protokol COVID-19 Kurang Rasional
Keceriaan Anak-anak...
Keceriaan Anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah Kudus Terima Bantuan MNC Peduli
Kegembiraan Anak-anak...
Kegembiraan Anak-anak Lumbung Baca Kudus Dapat Koleksi Buku Baru dari MNC Peduli
Kudus Wakili Indonesia...
Kudus Wakili Indonesia di Survei Global OECD Terkait Keterampilan Sosial dan Emosional
Pendaki Cantik Kedinginan...
Pendaki Cantik Kedinginan di Gunung Muria, Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Tanggul Tak Mampu Tampung...
Tanggul Tak Mampu Tampung Air Hujan, Kudus Dilanda Banjir
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
3 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
11 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved