Perselingkuhan yang Membuat Suami Hajar Istri Pakai Kapak

Selasa, 21 Februari 2017 - 16:38 WIB
Perselingkuhan yang...
Perselingkuhan yang Membuat Suami Hajar Istri Pakai Kapak
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Kasus penganiayaan dengan kapak yang dialami Berliana Silitonga (41) warga BTN Pinang Merah XIII, RT 07, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan masih ditangani Polsek Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Diduga pelaku yang merupakan suami korban, Manangkas Nababan naik pitam karena menuduh sang istri selingkuh.

"Dugaan sementara karena suaminya cemburu karena menuduh istrinya selingkuh. Korban masih shock jadi belum banyak yang diungkapkan," ujar Kapolsek Arsel, AKP Goy Suranto, di Mapolsek, Selasa (21/2/2017).

Dia menjelaskan, jadi luka parah yang dialami korban di bagian kepala adalah hantaman menggunakan kapak.

"Yang luka di bagian atas kepala karena dipukul dengan kapak. Kalau mukanya itu mungkin dipukul pakai tangan," timpalnya

Sebelumnya, seorang istri dihajar hingga babak belur oleh suaminya sendiri di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.

Korban adalah Berliana Silitonga (41) warga BTN Pinang Merah XIII, RT 07, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan.

"Jadi ada pelapor yang merupakan orangtua dari teman anaknya si korban atas nama Kartika Yustianti.

Laporannya pada Senin 20 Februari ke Polsek Arsel. Pelapor menemukan korban dalam kondisi mengenaskan di dalam rumannya," ujar Kapolsek Arsel AKP Goy Sutanto, di mapolsek, Selasa (21/2/2017).

Dia menjelaskan, awalnya pelapor curiga mengapa anak korban lama tidak masuk sekolah. Kemudian pelapor berinisiatif bersama sang anak main ke rumah korban.

"Senin siang saat masuk rumah korban, pelapor sudah mendapati korban dengan luka parah di bagian kepala. Selanjutnya pelapor membawanya ke rumah sakit dan langsung melapor ke Polsek," ujar AKP Roy.

AKP Roy menjelaskan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini menurut pengakuan korban dilakukan suaminya sendiri atasnama Manangkas Nababan (41) pada Jumat 17 Febuari 2017 sekitar pukul 01.00 WIB di dalam ruman korban.

"Soal penyebabnya apa sampai dianiaya setragis itu masih dalam penyelidikan. Sebab pelaku sekarang masih kabur dan masih kita lakukan pencarian. Penganiayaan menggunakan benda tumpul," timpalnya.

Sementara itu, korban kini masih dirawat intensif di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Pihak koran dan keluarga masih bisa dimintai keterangan atas peristiwa ini.
(sms)
Berita Terkait
Perlu Sanksi Sosial...
Perlu Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga
Polisi Tetapkan Tersangka...
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan hingga Kaki Patah
7 Fakta Kasus Bocah...
7 Fakta Kasus Bocah Perempuan Dianiaya di Nias Selatan, Nomor 5 Masih Misteri
Drama Cinta Segitiga...
Drama Cinta Segitiga Berujung KDRT, Suami di Sleman Aniaya Istri Gegara Chat Mesra
Biadab! Perempuan di...
Biadab! Perempuan di Kendari Banting Bayi 6 Bulan, Rekam dan Dikirim ke Ibu Balita
Kronologi Lengkap Penganiayaan...
Kronologi Lengkap Penganiayaan Armor Kepada Cut Intan Nabila, Dipukul hingga Dicakar
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
40 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
7 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved