JR Saragih Bangun 12 Puskesmas Baru di Simalungun

Rabu, 08 Februari 2017 - 14:33 WIB
JR Saragih Bangun 12...
JR Saragih Bangun 12 Puskesmas Baru di Simalungun
A A A
SIMALUNGUN - Bupati Simalungun JR Saragih membangun 12 puskesmas baru di 2017. Dengan demikian, Simalungun akan memiliki 46 puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Jan Maurisdo Purba mengatakan, penambahan 12 puskesmas baru adalah arahan dari JR Saragih yang menginginkan kemudahan akses bagi warga yang selama ini berada di pelosok perkampungan. Karena itu, dibangun beberapa puskesmas tambahan agar lebih dekat dan mudah dijangkau oleh warga di pelosok.

"Bupati Simalungun melihat jumlah penduduk yang tersebar dengan kondisi geografis di Simalungun sangat luas, maka dibuatlah pemekaran puskemas. Dengan demikian, masyarakat yang ada di perkampungan bisa menjangkaunya," kata Maurisdo saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Rabu (8/2/2017).

Maurisdo menyebutkan, sebelumnya Simalungun memiliki 34 puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan. Dengan tambahan 12 puskesmas baru yang saat ini ada yang sudah selesai pembangunannya serta ada yang masih proses, total jumlahnya menjadi 46 puskesmas. Jumlah tersebut akan mampu melayani warga Simalungun yang berjumlah 830.986 jiwa.

Maurisdo mengatakan, 12 puskesmas baru tersebut yakni Puskesmas Cingkes, Puskemas Sinasih, Puskesmas Bahtonang, Puskemas Bahbolon Raya, Puskesmas Buntu Bayu, Puskesmas Marubun Jaya, Puskesmas Parbutaran, Puskemas Sayur Matinggi, Puskesmas Rambung Merah, Puskemas Bandar Siantar, Puskemas Bandar Tinggi, dan Puskesmas Marihat Bandar.

Kepala Puskesmas Raya dr Deborah menyebutkan, penambahan 12 puskesmas baru adalah langkah cerdas dan terobosan yang baik bagi pelayanan kesehatan. Apalagi, selama ini jarak tempuh masyarakat di perkampungan untuk mendapatkan layanan kesehatan sangat sulit. "Kehadiran puskemas terbaru ini diharapkan bisa memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Deborah.

Selain itu, dia juga ingin memastikan masyarakat yang menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa lebih dipermudah dan diutamakan pelayanannya karena kemampuan ekonomi masyarakat pedesaan untuk biaya pengobatan masih sangat terbatas.

"Pelayanan tentunya akan dilakukan selama 24 jam, ketersediaan dokter, fasilitas yang dibutuhkan akan siap memberikan pelayanan yang mudah untuk masyarakat di Kabupaten Simalungun," ujarnya.
(zik)
Berita Terkait
Jarang Ngantor, Pimpinan...
Jarang Ngantor, Pimpinan OPD-ASN Pemkab Simalungun Diimbau Loyal kepada Bupati JR Saragih
Bupati JR Saragih Buka...
Bupati JR Saragih Buka MTQ ke-46 Simalungun Secara Virtual
Bupati Simalungun JR...
Bupati Simalungun JR Saragih Berharap Pelaku Pembuangan Bayi Segera Tertangkap
Bupati JR Saragih Instruksikan...
Bupati JR Saragih Instruksikan Perangkat Desa Aktif Pantau Pendatang
Politisi Nasdem Minta...
Politisi Nasdem Minta Pemenang Pilkada Simalungun Hargai Bupati JR Saragih
Dua Petugas Medis Simalungun...
Dua Petugas Medis Simalungun Positif Covid-19, Tetangga Rapid Test
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved