Balita Ini Berjuang Menahan Sakit di Perutnya yang Membesar

Senin, 23 Januari 2017 - 15:21 WIB
Balita Ini Berjuang...
Balita Ini Berjuang Menahan Sakit di Perutnya yang Membesar
A A A
GUNUNG SITOLI - Idaman Setia Zendrato (3), tampak menahan sakit di bagian perutnya yang membesar. Sesekali dia memanggil ibunya yang menemaninya di Klinik Pratama Santa Margaretha, Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara.

Anak lelaki dari pasangan Sokhiwolo’o Zendrato dan Yustina Setina Gori yang berusia 3 tahun ini didiagnosa mengalami usus terlilit di bagian perut sehingga mengalami gangguan pencernaan. Saat ini, dia dirawat oleh Suster Klara Duha karena orang tuanya tidak memiliki biaya.

"Dokter bilang anak kami ususnya terlilit sehingga bengkak dan semakin hari membesar," kata Yustina Setina Gori, ibunda Idaman saat ditemui di Klinik Pratama Santa Margaretha, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin (23/1/2017).

Menurutnya, jika malam hari kadang anaknya mengeluh dan menangis meraung-raung, akibat rasa sakit di bagian perutnya. Yustina mengatakan, saat berusia 3 bulan Idaman jatuh dari meja ke lantai di rumah dan langsung dibawa ke tukang urut. "Saat itu setelah diurut terlihat baik-baik saja, namun memasuki usia 2 tahun mulai terserang demam tinggi, dan batuk-batuk," jelasnya.

Kedua orang tuanya, yang tercatat sebagai warga di Desa Baruzo, Kecamatan Sogae Adu, Kabupaten Nias, mengaku pernah membawa Idaman ke RSUD Gunung Sitoli, namun tidak ditangani lantaran tidak adanya peralatan. Pihak RSUD Gunung Sitoli lantas menganjurkan agar Idaman dibawa ke RSU di Medan.

"Saat dibawa ke RSUD hanya disarankan untuk dirujuk, namun ketiadaan biaya maka kami bawa kembali ke rumah," ujarnya.

Di tempat yang sama, Suster Klara Duha menuturkan bahwa Idaman rencananya dibawa kembali ke RSUD Gunung Sitoli untuk mendapatkan diagnosa yang sebenarnya. Terlebih, bobot balita tersebut hanya 14 kg, dengan lingkar perut yang membengkak mencapai 73 sentimeter.

"Rencananya dibawa ke RSUD Gunungsitoli untuk mengetahui penyakit yang sebenarnya, nanti apa petunjuk dokter akan kita tindaklanjuti, meski harus dirujuk ke Rumah Sakit di Medan," ucapnya.

Saat ini, orang tua Idaman Setia Zendrato hanya bisa pasrah menanti anaknya sembuh kembali. Mereka pun mengharapkan bantuan dari dermawan akibat ketiadaan biaya.
(zik)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved