Pemkab Bekasi Pengin Beri Makan Lansia dari APBD, DPRD Tak Setuju

Senin, 31 Oktober 2016 - 11:35 WIB
Pemkab Bekasi Pengin...
Pemkab Bekasi Pengin Beri Makan Lansia dari APBD, DPRD Tak Setuju
A A A
BEKASI - Pemkab Bekasi mengajukan uslan pemberian uang makan kepada warga lanjut usia (lansia) dan yatim piatu tak mampu pada APBD 2017 mendatang. Alokasi dana sebesar Rp95,4 miliar pun diajukan Pemkab Bekasi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Eddy Rocyahdi mengatakan, rencana memberikan uang makan untuk lansia dan yatim piatu tak mampu tersebut mengadopsi program yang diterapkan di Kota Surabaya. "Masyarakat tidak mampu yang sudah lanjut usia dan anak yatim piatu menjadi tanggung jawab negara. Kami merencanakan memberikan uang makan lansia dan yatim piatu tidak mampu Rp11.000 per hari," kata Eddy kepada wartawan, Senin (31/10/2016).

Eddy menturkan, program ini sebearnya telah direncanakan sejak 2015 lalu, hal ini dilakukan dengan cara mendata lansia tak mampu serta anak yatim-piatu di seluruh Kabupaten Bekasi. "Kegiatan ini dulunya ada pada dana hibah, tapi karena kekuatan anggaran pemerintah, maka dialihkan kepada kegiatan di Dinas Sosial," ujarnya.

Namun, informasi yang diperoleh Sindonews, anggaran itu tidak disetujui DPRD dan akan dipindahkan untuk pembangunan infrastruktur.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi Taih Minarno mengatakan, masih banyak kebutuhan yang lebih prioritas dibanding memberikan makan bagi lansia maupun yatim piatu tidak mampu di Kabupaten Bekasi.

"Proyek infrastuktur perbaikan jalan lebih penting dibanding memberikan makan bagi warga tidak mampu," kata Taih.
Taih menuturkan, anggaran itu terbagi dalam dua program pada Dinas Sosial, di antaranya program peningkatan pembinaan, pelatihan keterampilan, dan pemberian makan kepada warga lanjut usia sebesar Rp75,6 miliar kepada 16.406 lansia.

Kemudian program penyediaan kebutuhan dasar bagi panti sosial dan pemberian makanan bagi anak yatim piatu, serta anak terlantar dan anak jalanan sebanyak 4.258 orang. Adapun alokasi anggarannya sebesar Rp19,759 miliar.

"Ini semua adalah program baru, tidak ada pada program sebelumnya. Sedangkan, prioritasnya ialah proyek infrastuktur," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Pengadilan Negeri Cikarang...
Pengadilan Negeri Cikarang Gelar Sidang di Tempat Periksa Pasar Induk Cibitung
Danrem 051/Wijayakarta...
Danrem 051/Wijayakarta Resmikan Gedung Baru Koramil 05 Cibitung
Tata Mal Pelayan Publik,...
Tata Mal Pelayan Publik, Bekasi Anggarkan Rp2,9 Miliar
Inspektorat Bekasi Klaim...
Inspektorat Bekasi Klaim Selamatkan Uang APBD 2019 Senilai Rp1,5 Miliar
Cegah Corona, PLN UP3...
Cegah Corona, PLN UP3 Cikarang Minta Pelanggan Lakukan Baca Meter Mandiri
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
45 menit yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
1 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
1 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
1 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
2 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved