Pengamat: Butuh Satu Minggu untuk Evaluasi Sistem Ganjil Genap

Senin, 01 Agustus 2016 - 18:04 WIB
Pengamat: Butuh Satu...
Pengamat: Butuh Satu Minggu untuk Evaluasi Sistem Ganjil Genap
A A A
JAKARTA - Pengamat Tata Kota menegaskan mengukur efektivitas sistem ganjil genap dalam mengatasi kemacetan diperlukan waktu minimal satu minggu. Jika dalam satu minggu tidak ada perubahan dalam mengatasi kemacetan bisa dibilang sistem ganjil genap tidak berhasil.

Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, sejatinya dalam menentukan efektivitas uji coba sistem ganjip genap itu dibutuhkan waktu kurang lebih satu mingguan.

Dengan begitu, petugas bisa melakukan pemetaan apakah terjadi kepadatan di jalanan ganjil genap dan jalan alternatif. "Ini kan belum seminggu. Kalau sudah seminggu baru bisa terlihat sejauh mana ganjil genap ini efektif," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Senin (1/8/2016).

Menurutnya, selain itu, masyarakat pun bisa menilai bagaiamana keseriusan petugas dalam menjalankan uji coba sistem ganjil genap tersebut.

Sebabnya, meski dalam uji coba itu petugas tak bisa membuat sukses aturan tersebut, paling tidak sistem ganjil genap itu akan dilakukan karena tak adanya alternatif lain dalam mengurai kepadatan di kota Jakarta ini.

"Pertanyaannya, uji coba ini ujungnya akan dijalankan seterusnya. Tak mungin dibatalkan. Ini pilihan terbaik diantara tak ada pilihan lainnya," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Kurang Sosialisasi,...
Kurang Sosialisasi, Ganjil Genap di Kota Bogor Belum Efektif
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved