Sniper Disiagakan di Jalur Mudik Rawan Penerangan

Selasa, 28 Juni 2016 - 15:46 WIB
Sniper Disiagakan di...
Sniper Disiagakan di Jalur Mudik Rawan Penerangan
A A A
CIREBON - Polisi akan menempatkan sejumlah sniper di jalur mudik alternatif, di sekitar Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar menyatakan, sejauh ini jalur mudik alternatif Kapetakan menuju pusat Kota Cirebon telah siap dilalui para pemudik. Hanya saja, jalur yang bisa dilalui dari Kabupaten Indramayu itu masih minim penerangan.

"Jalur Kapetakan merupakan jalur alternatif ketika jalur utama Pantura sudah macet. Kondisi fisik jalan nyaris semu sudah baik, cuma minim penerangan," katanya, Selasa (28/6/2016).

Minimnya penerangan di jalur tersebut, dikhawatirkan menimbulkan tindakan kriminal. Untuk mengantisipasi tingginya tindak kriminal, pihaknya akan menempatkan sniper.

Selain itu, tak ketinggalan petugas pengatur lalu lintas. Dia pun mengintruksikan personelnya mengambil tindakan tegas ketika ditemukan pelaku kriminal yang telah membahayakan jiwa para pemudik maupun petugas.

"Kalau sudah membahayakan, akan kami lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Sementara itu, pengamanan juga dilakukan di jalur mudik kereta api. Vice Presiden PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, Suparno menyatakan, setiap rangkaian kereta api akan dijaga personil keamanan demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik.

"Setiap rangkaian kereta api akan dijaga dua anggota Brimob bersenjata lengkap, bukan untuk menakut-nakuti tapi menjaga keamanan dan kenyamanan," katanya.

Selain Brimob, anggota Polsuska juga akan disiagakan disetiap rangkaian kereta. Biasanya, hari-hari normal, satu rangkaian kereta api hanya dijaga Polsuska.

Dia menambahkan, sedikitnya 601 personel gabungan dari berbagai kesatuan akan dilibatkan untuk pengamanan operasi angkutan Lebaran Kereta Api Daop 3 Cirebon.

Masa angkutan Lebaran akan diberlakukan mulai 26 Juni hingga 17 Juli 2016. Bahkan, masa angkutan Lebaran bisa ditambah, disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Selain disiagakan di lingkungan stasiun dan kereta api, petugas keamanan pun akan disiagakan di tempat-tempat yang rawan terjadi tindak yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan, di antaranya di titik yang rawan pelemparan terhadap kereta api.

Titik yang rawan pelemparan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon di antaranya di Waruduwur, Terisi, Pabuaran, maupun Kertasemaya.

Lebih jauh, pihaknya meminta masyarakat, khususnya di sekitar rel kereta api untuk bersama-sama menjaga agar tak terjadi tindakan yang bisa merugikan dan membahayakan perjalanan kereta api.
(san)
Berita Terkait
Dukung Kebijakan Larangan...
Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Polri Majukan Operasi Ketupat di Bulan Ramadhan
Ini Persiapan Telkomsel...
Ini Persiapan Telkomsel Antisipasi Ramadhan dan Idul Fitri 2022
Menag Tegaskan Mudik...
Menag Tegaskan Mudik Lebih Banyak Mudarat Dibanding Manfaatnya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Lebaran 2020, ASTRA...
Lebaran 2020, ASTRA Tol Cipali Operasikan 10 Gardu di Gerbang Tol
Selain Indonesia, Negara-negara...
Selain Indonesia, Negara-negara Ini Juga Memiliki Tradisi Mudik
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
26 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
38 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
54 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved