Adian Napitupulu: Teman Ahok Ambil Kader Kami Tanpa Koordinasi

Sabtu, 25 Juni 2016 - 17:33 WIB
Adian Napitupulu: Teman...
Adian Napitupulu: Teman Ahok Ambil Kader Kami Tanpa Koordinasi
A A A
JAKARTA - Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 1998 (Pena 98), Adian Napitupulu mengaku kesal dengan pernyataan yang diucapkan oleh salah satu pendiri Teman Ahok Singgih Widyastono.

Adian mengaku jika dibalik Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) harusnya menuding Teman Ahok mengambil kader Pospera. Hal ini karena kedua dari lima orang mantan Teman Ahok sudah bergabung terlebih dahulu di Pospera ketimbang masuk Teman Ahok.

"Partai yang dituding dan Pospera jadi sayap partainya, itu tidak benar. Lagian duluan Pospera ada, sejak Pilgub DKI 2012 sudah mendukung Jokowi. Teman Ahok baru 2015. Mereka (Teman Ahok) yang membajak (mengambil) kader Pospera tanpa koordinasi," Pembina Pospera itu di markas Bumi Pospera, Cipinang, Jakarta Timur pada Sabtu (25/6/2016).

Adian meminta agar Teman Ahok jangan merasa diri mereka sebagai orang yang lebih baik dari yang lainnya."Zaman saya muda, saya melawan kebijakan negara. Zaman mereka muda, mereka mendukung gubernur. Jadi jangan merasa lebih baik dari yang lain lah," sindirnya.

Bahkan sindiran dilayangkan Adian jika Teman Ahok berbeda dengan Pospera. Teman Ahok ternyata memiliki kontrak kerja seperti karyawan karena orang di sana dibayar dan digaji untuk mengumpulkan dukungan fotokopi KTP.

"Mana yang lebih relawan? Teman Ahok itu dibayar, Pospera itu relawannya enggak ada yang dibayar. Keluar duit iya. Mereka ada kontraknya. Kalau Teman Ahok mengatakan Pospera underbow partai, mereka harus menyampaikan maaf secara terbuka dan mencabut pernyataannya," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Peluang Duet Anies-Ahok...
Peluang Duet Anies-Ahok di Pilgub Jakarta, PDIP: Masih Proses Pencermatan
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Pilgub DKI Jakarta,...
Pilgub DKI Jakarta, Indikator Politik: RK Lebih Kompetitif Lawan Anies daripada Ahok
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
1 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
2 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
2 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
3 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
3 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
3 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved