Pilgub DKI Jakarta, Indikator Politik: RK Lebih Kompetitif Lawan Anies daripada Ahok

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:47 WIB
loading...
Pilgub DKI Jakarta,...
Survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan, politikus Partai Golkar Ridwan Kamil dinilai menjadi lawan kompetitif Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan, politikus Partai Golkar Ridwan Kamil (RK) dinilai menjadi lawan kompetitif Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 daripada kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, elektabilitasnya pada Juni lalu berada di dua nama tersebut.

Peneliti Utama Indikator Burhanuddin Muhtadi menyampaikan hal itu karena Ridwan Kamil mampu menggaet pemilih Ahok ketika berhadapan (head to head) dengan Anies. Ini terlihat dari selisih dukungan keduanya ketika saling berhadapan dan disandingkan dengan simulasi yang lainnya.

"Kalau misalnya yang kita zoom in Anies versus Ridwan Kamil, suara pemilih Ahok cenderung lari ke RK, 20%. Suara RK awalnya 18,9% (dalam simulasi tiga nama), langsung melonjak 38,8% (ketika head to head dengan Anies). Selisihnya dalam 3 nama antara Anies vs Ridwan Kamil itu puluhan persen, tetapi dua nama, selisihnya menipis. Jadi, sekitar 11%," katanya, Kamis (25/7/2024).

Baca juga: Hanya Ahok dan Ridwan Kamil Kuda Hitam Penantang Anies, di Luar Itu Berat

"Jadi, meskipun Ahok nomor 2 di bawah Anies dalam semua simulasi dan di atas Ridwan Kamil, tetapi kalau melihat tren ini, sepertinya RK lebih kompetitif melawan Anies ketimbang Ahok," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved