Kekerasan Anak Masih Jadi Momok yang Menakutkan

Selasa, 07 Juni 2016 - 23:31 WIB
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Jadi Momok yang Menakutkan
A A A
JAKARTA - Kasus kekerasan anak di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, beragam kasus kekerasan anak kerap terjadi tidak hanya di desa, kota kecil tapi juga kota besar, seperti Ibu Kota Jakarta.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan, saat ini kasus kekerasan pada anak meningkat tajam. Sejak tahun 2010 hingga 2015, lebih dari 10 juta anak menjadi korban kekerasan, 58% di antaranya menjadi korban kekerasan seksual.

"Ini yang menarik, masalah ini seperti masalah akut, harus kita carikan solusi pencegahannya," kata Haris di Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Umumnya pelaku tak lain merupakan orang terdekat, seperti kasus pencabulan sekaligus pembunuhan, Putri Nur Fauziah (PNF) yang dilakukan oleh tetangganya Agus. Anggeline yang mendapatkan kekerasan dari ibu titirnya, Margarite Megawe, dan Yuyun yang dibuang mayatnya oleh 14 rekan sekolahnya.

Sekalipun saat ini, Peraturan Perundangan hukuman kekerasan anak tengah di pertimbangkan, seperti peningkatan 20 tahun hukuman pencabulan hingga pengkebirian. Namun, kata Aris, hal itu tidak membuat pelaku menjadi jera.

Meski demikian, Aris menyakini, triger kekerasan anak masih terdapat pada narkoba, alkohol, hingga pornografi. Karena itu, mencegah ketiga hal itu tak berkembang dan mempengeruhi anak, dia meminta bantuan kepolisian untuk melakukan pembasmian terhadap ketiganya. Setelah itu, barulah ia melakukan langkah dengan mensosialisasi ke sejumlah daerah.

"Intinya dari pusat, penggunaan internet harus dibatasi. Kami mesti melakukan tindakan agar internet jaringan porno tak mendapat akses bebas," ucapnya.

Bahkan, Haris juga meminta, agar pemerintah memutuskan tanggal 10 Juni sebagai hari anti kekerasan anak. Alasannya, pada tanggal itu juga jenazah Angeline ditemukan.

"Tak hanya prasasti, kami akan meminta presiden Jokowi untuk segera mencetuskan tanggal 10 juni sebagai hari anti kekerasan anak," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jendral (Sekjen) KPAI, Dhanang Sasongko mengatakan, dalam waktu dekat prasasti Angeline akan dipasang di pulau Bali. Namun soal lokasinya dimana, Dhanang masih membahas dengan sejumlah orang yang terlibat, mulai keluarga Angeline, KPAI, dan Pemda Bali.

"Setelah prasasti ditempel, semoga semua orang bisa sadar untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anak," jelasnya. (Baca: Saat Ditemukan, Jenazah Angeline Membusuk)

KPAI hingga saat ini cukup komitmen terhadap pencegahan kekerasan anak. Meski demikian, saat ini, pihaknya masih tetap mendapat intervensi dan fitnahan. "Itu biasa saja, ini merupakan perlawanan kami," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved