Siswi SMP Disekap Guru di Ruang Kepsek Lalu Disodomi

Jum'at, 27 Mei 2016 - 18:03 WIB
Siswi SMP Disekap Guru...
Siswi SMP Disekap Guru di Ruang Kepsek Lalu Disodomi
A A A
MEDAN - Seorang guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga mencabuli/memperkosa siswi, mantan anak didiknya, warga Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Kota.

Kepada wartawan, korban mengaku cerita tentang pencabulan yang dilakukan gurunya itu berawal dari penemuan HP miliknya (korban) saat guru BP tersebut melakukan razia di sekolahnya.

“Ada razia HP di sekolah, nah kebetulan HP aku itu dipinjam temanku bernama Zm, tertangkap sama bapak itu (pelaku). Lalu setelah temanku diinterogasi, giliranku yang dipanggil dari ruang kelas saat jam belajar,” kata dia, Jumat (27/5/2016).

Sejak dipanggil hingga jam belajar usai, pelaku tidak memperbolehkannya keluar dari ruang kepala sekolah. Ketika itu, guru BP tersebut menanyakan perihal penemuan HP nya yang sudah dilarang pihak sekolah.

“Aku sebenarnya tidak mau bawa HP, karena sudah dilarang. Tetapi orangtuaku menyuruhku agar selalu bawa HP. Sebab, saat ini aku mengidap penyakit asma. Jadi fungsi HP itu agar aku bisa komunikasi dengan mamak apabila penyakitku kambuh,” terangnya.

Namun, hingga seluruh aktivitas di sekolah itu selesai, korban tak kunjung dipulangkan. Bahkan, dari interogasi seputar penggunaan HP, guru BP tersebut malah meraba korban, dan langsung menyodominya.

Saat itu, korban sempat menjerit kesakitan. Namun, karena ancaman pelaku, korban akhirnya tutup mulut. “Aku sudah kelas tiga bang, bapak itu mengancam kalau aku teriak tidak akan meluluskanku dari sekolah," terangnya.

Dia menyebut, aksi pemerkosaan itu sudah dilakukan pelaku sebanyak enam kali. Lokasinya sama, aksi pertama di ruang kepala sekolah, sedangkan sisanya dilakukan di ruang kerja pelaku.

“Banyak juga teman-temanku yang bilang kalau pelaku seorang pria yang punya kelainan seks. Mungkin bukan aku saja korbannya, tetapi hanya aku yang berani melapor ke polisi,” bebernya.

Sementara itu, orangtua korban mengaku akibat perbuatan pelaku pihaknya telah melapor ke polisi dengan Nomor: LP/II/2016/SU/Resta Medan/Sek Patumbak.

“Itu bukti laporan kami ke Polsek Patumbak, setelah saya mendengar cerita itu langsung dari anak saya,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pelayanan dan Pengaduan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut Muslim Harahap mengatakan, peristiwa itu telah disampaikan ke Polsek Patumbak sejak bulan Februari lalu.

"Tetapi hingga kini pelaku belum ditangkap. Saya dapat informasi, ternyata pelakunya sudah melarikan diri. Padahal, kasus ini sengaja ditutupi ke media, sebelum pelakunya ditangkap. Ternyata malah sudah kabur duluan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Patumbak Kompol Milson Pasaribu mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Sebab, untuk membuktikan kebenaran dari kejadian tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Tidak mudah untuk menindak lanjutinya, kita tunggu proses penyelidikan ya. Karena saat ini kita masih mengumpulkan bukti-bukti," jelasnya.

Dia menambahkan, dalam menangani kasus itu pihaknya telah meminta bantuan KPAID. "Kami (Polisi) sudah meminta bantuan KPAID untuk menelusuri kasus ini untuk mendampingi," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Sodomi Anak di Bawah...
Sodomi Anak di Bawah Umur, Pekerja Salon Dibekuk Polisi
Syahwat Tinggi, Pria...
Syahwat Tinggi, Pria di Brebes Cabuli 7 Bocah Laki-laki
Tersangka Kasus Pencabulan...
Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Manggala Jadi DPO Polisi
Korban Sodomi Kakek...
Korban Sodomi Kakek Bejat Bertambah 6 Anak, Pelaku Ternyata Residivis Kasus Narkoba
Cabuli Bocah di Bawah...
Cabuli Bocah di Bawah Umur, Pegawai Salon Dibekuk Polisi
Keseringan Nonton Video...
Keseringan Nonton Video Porno, Remaja di Muratara Perkosa Adik Kandung di Kamar Mandi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved