Moratorium Reklamasi, DPRD DKI Minta Ahok Jadikan Pembelajaran

Selasa, 19 April 2016 - 05:04 WIB
Moratorium Reklamasi,...
Moratorium Reklamasi, DPRD DKI Minta Ahok Jadikan Pembelajaran
A A A
JAKARTA - DPRD DKI mengapresiasi hasil pertemuan Kementrian Kordinator Kemaritiman, Kementrian Kelautan dan Perikana, Kementrian Lingkungan Hidup dengan Pemprov DKI yang memoratorium reklamasi. Moratorium seharusnya menjadi pembelajaran Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam menjalankan kebijakan kekuasaan.

Hal tersebut ditegaskan oleh anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Yuke Yurike. Menurutnya, moratorium reklamasi itu menyadarkan Gubernu Ahok yang selama ini bersikeras meneruskan kegiatan reklamasi meski banyak yang tumpang tindih dalam praturanya.

Dia berharap, agar hasil rapat tersebut dijadikan pembelajaran oleh Ahok dalam mengeluarkan kebijakan. Sehingga, kebijakan yang dikeluarkan dapat bermanfaat oleh masyarakat dan tidak menjadi masalah.

"Kami mengapresiasi keputusan moratorium reklamasi. Sehingga semuanya menjadi jelas bila ada tumpang tindih dalam aturannya. Masalahnya dari dulu masing-masing aja mikirnya, kordinasi dan komunikasi diabaikan. Ini harus jadi pembelajaran bila komunikasi dan kordinasi itu diperlukan dalam menyelesaikan masalah," kata Yuke saat dihubungi, Senin (18/4/2016).

Sejak melakukan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) perihal reklamasi, Balegda banyak menemui kendala didalamnya yang bila dilanjutkan akan berujung masalah. Diantaranya tumpang tindih peraturan dan nasib masyarakat di pesisir utara Jakarta.

Beruntung, kata Yuke, Pemerintah Pusat menanggapi masalah reklamasi dengan cepat. Dia berharap agar komite gabungan kerja reklamasi dapat bekerja dengan baik dan hasilnya diharapkan tidak ada peraturan tumpang tindih.

"Semua ada hikmahnya, semoga hasilnya nanti itu yang terbaik dalam menata Jakarta khsuusnya agar lebih baik," ungkapnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman pun menyambut baik hasil moratorium reklamasi. Namun, dia meminta agar komite kerja reklamasi yang dibentuk melakukan kembali pengkajiannya terhadap seluruh regulasi untuk reklamasi.

"Kami berharap Gubernur menaati peraturan yang telah diperbaiki nanti. Jangan terus merasa benar. Harus berkordinasi dan berkomunikasi. Apapun itu," jelasnya‎.
(whb)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved