Pemprov DKI Harus Pikirkan Dampak Sosial Hapus Sistem 3 in 1

Rabu, 30 Maret 2016 - 22:37 WIB
Pemprov DKI Harus Pikirkan...
Pemprov DKI Harus Pikirkan Dampak Sosial Hapus Sistem 3 in 1
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta harus melihat dampak sosial penghapusan sistem 3 in 1 di Jakarta. Selain itu DKI juga harus menyediakan transportasi massal yang layak bagi masyarakat Jakarta.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parkesit mengatakan, sistem 3 in 1 itu bisa berjalan sangat efektif untuk mengurai kemacetan di Jakarta ini. Asalkan, Pemrov DKI terus melakukan pemantauan terhadap sistem 3 in 1 tersebut.

Adapun soal maraknya para joki 3 in 1 itu dapat diatasi dengan melakukan penertiban secara terus-menerus. Menurut Danang, jika memang kawasan 3 in 1 itu harus dihapuskan, Pemprov DKI pun harus memiliki alternatif untuk mengurai kemacetan di Jakarta.

Salah satunya dengan melakukan penegakan hukum bagi para pelanggar lalu lintas yang kerap menimbulkan kepadatan di sejumlah jalanan. "Lalu, alternatif angkutan umum pun harus disediakan dengan baik. Sehingga masyarakat (pengguna kendaraan pribadi) beralih ke transportasi massal," ujarnya pada wartawan, Rabu (30/3/2016).

Selain itu, penghapusan sistem 3 in 1 pun harus melihat dampak sosial yang mungkin terjadi. Pasalnya, para joki 3 in 1 akan kehilangan mata pencahariannya. Akibatnya, para joki itu bisa saja melakukan tindak kriminalitas yang justru makin membuat ruwet kawasan Jakarta ini.

"Penghapusan kawasan 3 in 1 harus melihat juga dampak sosial untuk joki 3 in 1. Harus dipikirkan mata pencaharian mereka. Jangan sampai mereka malah jadi kriminal. Kecuali Pemprov DKI punya alternatif," tuturnya.
(whb)
Berita Terkait
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Debat Cawapres 2024,...
Debat Cawapres 2024, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan JCC
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Uji Coba Rekayasa Lalu...
Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Ugal-ugalan, Pikap Hajar...
Ugal-ugalan, Pikap Hajar Bengkel Motor 3 Luka 1 Kritis
Alphard Seruduk Mobil...
Alphard Seruduk Mobil Patroli, 1 Sekuriti Kawasan Bintaro Terluka
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
35 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved