Polisi Bongkar Peredaran Daging Babi di Kulonprogo

Kamis, 18 Februari 2016 - 16:55 WIB
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Daging Babi di Kulonprogo
A A A
KULONPROGO - Polsek Wates berhasil mengendus peredaran daging babi di Pasar Bendungan. Dua kios milik SS, yang berada di sisi belakang pasar, disegel petugas. Polisi juga menyita daging seberat 16 kilogram yang diduga merupakan daging babi hutan.

Kanit Reskrim Polsek Wates AKP Munarso mengatakan sejak ada peredaran daging babi di DIY, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Salah satunya dengan memantau peredaran daging yang ada di pasar-pasar wilayah Polsek Wates. Hingga akhirnya menengarai kios milik SS ini memperjualbelikan daging babi.

Bersama dengan petugas dari Balai besar Veteriner, petugas langsung melakukan pengawasan langsung di pasar.

Dari hasil pengamatan ahli dari BBVET, diyakini ada campuran daging babi dalam daging sapi yang dijual kepada konsumen. Namun untuk memastikan, beberapa sampel daging inidiperiksa melalui uji laboratorium.

"Empat bulan kita lakukan penyelidikan, dan kita menengarai ada perdaran daging babi di kios ini," jelas Munarso disela melakukan penyegelan kios.

Selain menyegel dua kios milik SS, polisi membawa pemilik kios ke Polsek Wates untuk menjalani pemeriksaan. Meski sudah ada indikasi kuat, namun polisi belum menetapkan Ss sebagai tersangka.

SS masih dalam kapasitasnya diperiksa. Penentuan tersangka akan tergantung hasil pemeriksaan dan menunggu hasil uji laboratorium.

Jika memang nanti ada indikasi kuat mengedarkan daging babi, SS bisa dikenai dengan ancaman pidana.

Polisi akan menjerat dengan Undang-undang No.18/2012 tentang Pangan maupun pasal tindak pidana lainnya. "Kita bias jerat berlapis dengan UU pangan maupun pidana," jelasnya.

SS sendiri merupakan pedagang yang sudah dua tahun menjual daging sapi. Dia memiliki dua kios dan alat penggilingan daging.

Setiap pagi kios ini selalu ramai dan banyak didatangi konsumen. Mereka datang untuk membeli daging dan menggilingkan menjadi bakso. Bahkan di kios ini juga terdapat frezer dengan ukuran cukup besar untuk menyimpan daging yang tidak habis dijual.

"Kalau pagi ramai, tetapi kita tidak curiga ada campuran daging babi," jelas Pariyem, pedagang yang kiosnya bersebelahan.

Ss sendiri mengaku tidak tahu jika daging yang dijual ini dicampur dengan daging babi. Daging ini dibeli dari pedagang yang ada di Brosot, Kecamatan Galur.

Begitu pesan, pedagang ini akan mengirimkan kepada Ss, dan langsung dijual di Pasar Bendungan. "Saya tidak tahu, daging itu hanya kiriman dari pedagang di Brosot," jelasnya.

Setiap pekannya, SS memesan hingga satu kali atau dua kali, tergantung kemampuan menjual. Sebelum digerebek, ss telah berhasil menjual daging dengan nilai transaksi Rp2 juta. Uang hasil penjualan ini pun ikut disita polisi sebagai barang bukti.
(nag)
Berita Terkait
Sindikat Penjual Daging...
Sindikat Penjual Daging Celeng untuk Warung Bakso dan RM di Jabar Terbongkar
KSKP Bakauheni Bongkar...
KSKP Bakauheni Bongkar Penyelundupan 1,1 Ton Daging Celeng
Daging Celeng Beredar...
Daging Celeng Beredar di KBB, Disperindag Sidak Sejumlah Pasar dan Kios
Penyelundupan 720 Kg...
Penyelundupan 720 Kg Daging Celeng ke Bekasi Berhasil Digagalkan
Jambi Gempar, Warga...
Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri
Pengalaman Buruk Warga...
Pengalaman Buruk Warga Satu RT di Kota Jambi Tertipu Makan Daging Babi saat Idul Fitri, Saksikan Selengkapnya di iNews Siang Kamis Pukul 11.00 WIB
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
9 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
27 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
44 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved