Gubernur Sumbar Bantu Korban Bencana Tanah Bergerak

Kamis, 18 Februari 2016 - 05:18 WIB
Gubernur Sumbar Bantu...
Gubernur Sumbar Bantu Korban Bencana Tanah Bergerak
A A A
SARILAMAK - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengunjungi posko darurat bencana tanah bergerak dan longsor di Kenagarian Sungai Naniang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Rabu (17/2/2016).

Di hadapan para korban bencana yang rumahnya rusak, gubernur menyampaikan rencana pemerintah dalam percepatan penanganan masa tanggap darurat pascabanjir dan longsor yang terjadi pada Minggu-Senin (7-8 Februari 2016).

Menurut gubernur, sebanyak tiga nagari masing-masing Nagari Sungai Naniang, Nagari Koto Tangah, dan Nagari Baruah Gunuang di Kecamatan Bukit Barisan dilanda bencana alam tanah bergerak hingga longsor. Kejadian ini mengakibatkan puluhan titik badan jalan rusak serta ratusan rumah warga retak dan tak bisa ditempati.

Gubernur Sumbar Bantu Korban Bencana Tanah Bergerak


Saat pertemuan dengan warga di tenda posko darurat, gubernur memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp15 juta untuk masing-masing nagari. Bantuan ini diprioritaskan untuk biaya penanganan darurat pascabencana.

Dalam masa tanggap darurat, pemerintah akan mendata seluruh kerusakan dan kerugian yang dialami daerah ini. Bantuan rehabilitasi dan pembangunan kembali rumah warga serta perbaikan infrastruktur masih dihitung.

Menurut gubernur, permukiman penduduk akan direlokasi karena dilihat dari kondisi terakhir, daerah yang dilanda bencana tanah bergerak ini banyak yang retak-retak dan labil, sehingga tidak layak lagi ditempati karena masih rawan apalagi jika hujan deras kembali turun.

"Yang kita datangi ini adalah daerah-daerah yang ternyata waktu hujan lebat yang lalu menjadikan jalan longsor, rumah juga terkena longsor dan banyak yang terbang tanahnya jatuh. Jalan-jalan yang tadinya bagus sekarang terbelah-belah dan bahkan runtuh dan membuat relokasi jalan. Penduduk memang yang terkena banyak rumah yang rusak, tapi alhamdulillah tidak ada korban. Sekarang sedang kita pikirkan untuk relokasi," papar Irwan.

Sementara, sebanyak lebih dari 200 kepala keluarga di Kecamatan Bukit Barisan trauma pascatanah bergerak dan terbang terjadi di tiga nagari ini.
(zik)
Berita Terkait
Warga Aceh Besar Gempar,...
Warga Aceh Besar Gempar, Tanah Gerak Munculkan Rekahan Besar Ancam 14 Rumah
Tanah Gerak di Banten...
Tanah Gerak di Banten Hancurkan 7 Rumah Warga
Tanah Bergerak di Boyolali,...
Tanah Bergerak di Boyolali, 5 Rumah Rusak dan 1 Ambruk Rata dengan Tanah
Gawat, Rekahan Tanah...
Gawat, Rekahan Tanah Banyak Ditemukan di Perbukitan Menoreh
Tanah Bergerak Akibat...
Tanah Bergerak Akibat Guyuran Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Tasikmalaya Rusak
Tanah Bergerak Picu...
Tanah Bergerak Picu Kecemasan, Puluhan Rumah Warga di Tasikmalaya Rusak
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved