Seorang Perawat RSUD Gunung Jati Positif Difteri

Rabu, 10 Februari 2016 - 17:59 WIB
Seorang Perawat RSUD...
Seorang Perawat RSUD Gunung Jati Positif Difteri
A A A
CIREBON - Seorang perawat di RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon, diketahui positif difteri pascamenangani pasien difteri. Berdasarkan informasi, perawat yang terkena difteri berinisial Ru dan bertugas di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Gunung Jati.

Ru diketahui merupakan perawat pertama yang menangani pasien pertama difteri yang masuk rumah sakit tersebut.

Direktur Utama RSUD Gunung Jati, Heru Purwanto menyatakan, perawat bersangkutan kini menjalani perawatan intensif di ruang isolasi. Rencananya, terhadap Ru akan dilakukan kultur tenggorokan.

"Saat ini kesehatannya membaik, tapi untuk memastikan difterinya sembuh atau belum, akan dilakukan kultur tenggorokan terhadap pasien (Ru)," paparnya, Rabu (10/2/2016).

Pascakultur tenggorokan dilakukan, pihaknya akan mengamati kondisi pasien sebagai pertimbangan akan dipulangkan atau terus dirawat.

Sementara, seorang warga RT 09/02 Blok Wetan, Desa Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Lusiana, yang didiagnosa difteri oleh RSUD Gunung Jati saat ini kondisinya pun sudah mulai membaik.

Lusiana sempat minta dipulangkan dari RSUD Gunung Jati Cirebon, sebelum kemudian dirawat di RSUD Indramayu. Kini, pihak rumah sakit telah mengizinkannya pulang ke rumah.

Sebagaimana diketahui, serangan difteri pertama kali diketahui diderita empat warga yang masih satu keluarga asal Blok Puhun, Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon.

Dari empat orang itu, tiga di antaranya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Gunung Jati Cirebon.

Difteri kemudian menyebar dan menyerang belasan warga lain, termasuk empat warga Kabupaten Majalengka.

Total, korban meninggal sejauh ini empat orang, tiga warga Kabupaten Cirebon dan seorang warga Kabupaten Majalengka. Belasan lainnya masih dirawat di RSUD Gunung Jati hingga kini.
(sms)
Berita Terkait
51 Kasus Difteri Ditemukan...
51 Kasus Difteri Ditemukan di Jatim, Khofifah Instruksi Dinkes Lakukan Koordinasi Intensif
Wabah Difteri Serang...
Wabah Difteri Serang Warga Garut, Jabar Gencarkan Imunisasi
13 Hari 6 Anak di Kahuripan...
13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Vaksin Difteri, Wagub...
Vaksin Difteri, Wagub Jabar Minta Masyarakat Percaya Pemerintah
Nyalakan Alarm Tanda...
Nyalakan Alarm Tanda Bahaya! 6 Daerah di Jabar Ditemukan Kasus Suspek Difteri
Berita Terkini
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
21 menit yang lalu
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
30 menit yang lalu
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
32 menit yang lalu
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
1 jam yang lalu
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
1 jam yang lalu
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
1 jam yang lalu
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved