Tertibkan Pak Ogah, Satpol PP Diserang Sekelompok Pemuda

Jum'at, 22 Januari 2016 - 19:00 WIB
Tertibkan Pak Ogah,...
Tertibkan Pak Ogah, Satpol PP Diserang Sekelompok Pemuda
A A A
JAKARTA - Tak terima ditertibkan, sekelompok pemuda yang biasa beroperasi sebagai pak ogah di depan rumah duka Jelambar, Jalan PTB Angke, Jakarta Barat menyerang petugas Satpol PP. Dalam aksi ini, mobil dan seorang anggota Satpol PP terluka.

Tak lama setelah diserang sekelompok pemuda, polisi langsung menyisir lokasi dan menangkap delapan pemuda yang diduga sebagai pelaku penyerangan.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Hari Purnomo mengatakan akibat kejadian itu, sebuah mobil dinas satpol pp alami rusak di body.

Akibat kejadian itu, seorang anggota Satpol PP dari kecamatan Grogol Petamburan bernama Bibit Sujono (37) harus terluka di bagian kaki kanan.

"Dia (bibit) dan sejumlah rekan satpol pp lainya diserang secara tiba-tiba oleh sekelompok orang dengan menggunakan batu," tutur Hari kepada SINDO, Jumat (22/1/2016).

Menurut Hari, kejadian pengeroyokan sendiri bermula saat sejumlah petugas dari kecamatan Grogol Petamburan ini melakukan penertiban terhadap sejumlah pak ogah yang ada di kawasan itu.

Saat hendak memasukan sejumlah orang ke dalam truk, para petugas itupun kemudian diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. "Mobil box yang dibawa juga ikut dilempar, tapi tidak begitu rusak parah," tambah Hari.

Senada, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, AKP Antonius mengatakan hasil penyidikan diketahui aktor intelektual kejadian ini hanya tiga orang, yakni Kries Aryanto (20), Muhamad Fahri Yusuf, 17, dan Angga Adi Suhendra, 20. Sementara lima lainnya tidak terbukti melakukan penyerangan.

"kelimanya dibawa petugas kecamatan ke Panti Sosial Kedoya, sementara tiga lainnya masih kami jalani pemeriksaan sementara, dan ditahan di Polsek," tutur Anton.

Akibat kejadian itu, petugas itu pun saat ini terluka dan sempat mendapatkan perawatan di RS Sumber Waras, Grogol, Grogol Petamburan sebelum akhirnya melakukan visum dan melaporkan kejadian ini.

"Para pelaku terancam hukum tiga tahun lantaran didakwa melanggar pasal 170 KUHP tentang penganiyaan dan pengeroyokan," tutup Antonius.

PILIHAN:

Cerita Keluarga, Mirna 10 Tahun Pacaran dengan Arif
(ysw)
Berita Terkait
Langgar Protokol Kesehatan...
Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Satpol PP Sergai Sidak Toko Pakaian dan Warung
Prostitusi Alam Terbuka...
Prostitusi Alam Terbuka Digerebek, PSK Nenek-nenek Diamankan Petugas
Razia Masker, Satpol...
Razia Masker, Satpol PP Pergoki Pasangan Waria Mesum
7 Pasangan Remaja Mesum...
7 Pasangan Remaja Mesum Diamankan saat Razia Kos-kosan Short Time
Petugas Sita Ratusan...
Petugas Sita Ratusan Botol Miras di Warung Jamu Tamansari Jakbar
Belasan Wanita Cantik...
Belasan Wanita Cantik Pemandu Lagu Terjaring Razia di Tangsel
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
Iran akan Perang Habis-habisan...
Iran akan Perang Habis-habisan jika Pangkalan Nuklirnya Diserang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved