LBH Jakarta Duga Korban Penganiayaan Oknum TNI Bukan Cuma TH

Selasa, 19 Januari 2016 - 00:14 WIB
LBH Jakarta Duga Korban...
LBH Jakarta Duga Korban Penganiayaan Oknum TNI Bukan Cuma TH
A A A
JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menduga korban penganiayaan oknum TNI di Kompleks Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan tidak hanya TH, tapi juga M, teman bocah 13 tahun itu. Karena, M sempat didatangi dan dibawa oleh sejumlah anggota TNI.

"Waktu itu, M bangun tidur, ada empat orang datang. Tiga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan satu lagi ayah TH (korban juga)," kata anggota LBH Jakarta, Bunga Siagian di Jakarta, Senin 18 Januari 2016.

Bunga melanjutkan, setelah bangun tidur, M dipaksa ikut tiga anggota TNI dan ayah TH. M curiga hendak dibawa kemana, namun para anggota tidak memberitahu dan tetap memaksa teman TH itu untuk pergi bersama mereka.

"Kasimin, ayah korban juga disuruh ikut. Di jalan, M ditanya kenal sama T tidak? Lalu M jawab, kenal karena sempat satu perumahan, namun sudah pindah. M juga bingung saat mereka bilang mau ke Cijantung, tapi kok lewat perumahan TNI di Cilandak," tuturnya.

Saat tiba di tujuan, M dibawa ke sebuah ruangan oleh Marinir tersebut. Tapi, saat itu, Kasimin hanya dipersilakan menunggu di luar dan tidak diizinkan ikut. Menurut kesaksian M, mendapatkan penyiksaan saat berada di ruangan tersebut.

"Di sana M ditanya, kamu mencuri burung kan? Ditanya sambil dipukuli dengan selang. Ditodongkan senapan, dan diinjak," kata Bunga.

Saking takutnya, M tidak berani menceritakan apa yang dialaminya di ruangan itu kepada orangtua. "Jelas ada pelanggaran hukum. TNI tidak berwenang, kalaupun ada pencurian yang berwenang polisi. TNI Tupoksinya menegakan kedaulatan negara," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, TH (13) mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota TNI di Kompleks Marinir, Cilandak.

Dari kronologi kejadian yang didapat oleh KPAI, kejadian bermula saat korban tertangkap tangan oleh Marinir karena mencuri burung. Saat itu, korban juga menunjukkan satu diduga pelaku lainnya berinisial M (14).

Mendengar keterangan tersebut, sejumlah Marinir itu kemudian juga melakukan pemukulan terhadap M.

PILIHAN:

Korban Terorisme di Sarinah Bertambah Jadi Delapan
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved