Kejari Bidik Utang Puluhan Pejabat di Bank Bantul

Rabu, 13 Januari 2016 - 18:41 WIB
Kejari Bidik Utang Puluhan...
Kejari Bidik Utang Puluhan Pejabat di Bank Bantul
A A A
BANTUL - Pinjaman puluhan pejabat Kabupaten Bantul pertengahan tahun lalu ke Bank Bantul memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul membidik Bank Bantul, selaku bank perkreditan rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul yang telah memberikan pinjaman bernilai miliaran rupiah tersebut.

Kajari Bantul, Ketut Sudana mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan laporan terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran kredit kepada puluhan pejabat Bantul pertengahan tahun lalu tersebut.

Pihaknya akan mempelajari dugaan penyimpangan karena beberapa hal yang ditengarai tidak sesuai aturan.

Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi dalam dugaan penyimpangan pemberian kredit puluhan pejabat dari Bank Bantul ini. "Kami masih dalami hal tersebut," tutur Ketut, Rabu (13/1/2016).

Pihaknya mengaku telah menerima laporan masyarakat yang mensinyalir jika harusnya hutang yang istimewa tersebut hanya untuk masyarakat, tetapi justru dinikmati pejabat.

Meskipun sebenarnya jika dinikmati pejabat karena memang butuh uang tersebut tidak salah. Sebab pejabat memiliki hak untuk mendapat pinjaman dari bank, apalagi bank tersebut adalah milik pemerintah.

Terkait dengan adanya keistimewaan dalam pinjaman tersebut mulai dari ketiadaan agunan, sistemnya sebrakan dan dalam waktu hampir bersamaan karena hanya dalam dua hari, pihaknya masih mempelajari kemungkinan ada penyimpangan ataupun pelanggaran hukum.

Pihaknya juga mengkaji apakah dalam pemberian pinjaman terhadap puluhan pejabat ini ada unsur merugikan negara. "Atau memang sampai saat ini belum membayar cicilan atau pokok utangnya. Itu akan kami selidiki," tambahnya.

Meskipun nanti pihak Bank Bantul mengklaim puluhan pejabat tersebut lancar membayar cicilan, tetapi menurutnya tidak menjadi kendala.

Pihaknya tetap bisa menangani dugaan penyimpangan dalam pinjaman puluhan pejabat tersebut.

Apalagi ia mengklaim juga ahli perbankan, karena ia pernah menangani kasus Bank Jabar. Dalam kasus ini pihaknya bisa melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempelajari dugaan penyimpangan di Bank Bantul.
(nag)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
33 menit yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
44 menit yang lalu
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
48 menit yang lalu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
1 jam yang lalu
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
1 jam yang lalu
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved